Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Badung merespon dengan cepat musibah kebakaran yang menimpa Pasar Tradisional Desa Adat Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal yang terjadi Senin dini kemarin. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama sejumlah instansi terkait termasuk aparat keamanan turun langsung meninjau pasca kebakaran, Senin (1/5/2017) kemarin.

Tampak hadir Camat Abiansemal, dari BPBD, Pemadam Kebakaran, Kapolsek dan Danramil Abiansemal, Bendesa adat Blahkiuh dan Kepala Pasar Blahkiuh.

Ditemui disela-sela peninjauan kebakaran, Wabup Suiasa menyampaikan, atas nama pemerintah kabupaten badung turut prihatin atas musibah kebakaran pasar Blahkiuh.

Untuk itu Suiasa mengharapkan kepada masyarakat khususnya para pedagang yang terkena musibah agar tabah dan bersabar, karena kejadian ini terjadi diluar kemauan dan kemampuan kita. Ditambahkan, untuk memulihkan kembali perekonomian masyarakat pasca kebakaran, Pemkab. Badung akan segera mengambil langkah-langkah riil.

Baca Juga :  UGM Kenalkan Becak Listrik

“Pemkab Badung secepatnya akan memperbaiki atau merehab bangunan yang terbakar melalui dana darurat bencana. Sehingga dalam waktu dekat masyarakat dapat kembali berusaha disini, ” tambahnya.

Sementara kedepan Pemkab Badung akan melakukan revitalisasi total terhadap Pasar Blahkiuh. “Mudah-mudahan tidak ada hambatan, di tahun 2018 kita lakukan revitaliasai total Pasar Blahkiuh. Dan mulai perencanaan di anggaran perubahan 2017. Kita inginkan pasar ini kedepan memiliki tingkat keamanan yang baik, terjaga kebersihan dan kesehatannya termasuk pengolahan limbahnya, ” pungkasnya.

Menurut informasi dari Rupusdalops PB BPBD Badung bahwa kejadian kebakaran pada Senin, 1 Mei 2017 pukul 00.40 Wita. Armada kemakaran langsung menerjunkan mobil pemadam. Api melalap seluruh los dagang yakni bangunan paling depan. Api baru bisa dipadamkan pukul 02.00 wita.

Kejadian tersebut menghanguskan 15 los dagang dan 3 toilet. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kebakaran ini adalah murni musibah dan besaran kerugian belum bisa ditaksir. Pemilik toko yang terbakar diantaranya; toko milik I Nyoman Wirna dari Desa Semana, I Nyoman Retana, Desa Penarungan, Putu Jelantik, Br. Benehkawan, Blahkiuh, I Made Asih, Br. Benehkawan, I Wayan Murdiasih Br. Benehkawan, I Gst Ngr Anom Br. Delodpasar, Blahkiuh, Ni Ketut Gatri Br. Delodpasar, Ni Nengah Sari, Br. Benehkawan, Ni Made Sunadi, Br. Delod Pasar, I Gst Ayu Darmawati Br. Sukajati, Desa Taman, Gst Ayu Suari Br. Tengah, Ni Gst Ayu Ratni, Br. Delod Pasar, Ni Made Sugiarta, Br. Ulapan 1, Putu Narsih Br. Ulapan 2 dan Ni Wyn Kamar, Br. Benehkawan. Bangunan yang terbakar adalah satu bangunan yang terletak didepan, losnya menghadap kedepan dan ke belakang, dengan luas bangunan 30 x 8 meter.

Baca Juga :  Unud Tanda Tangani Nota Kesepahaman dengan Bank Woori Saudara

Dari pantauan di lapangan hingga kemarin siang, masyarakat pemilik toko dibantu petugas pasar masih melakukan pembersihan puing-puing bekas kebakaran. Kebanyakan toko yang terbakar menjual bahan kebutuhan pokok dan kain serta pakaian. (humas-bdg/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :