Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Seperti biasa setiap Sabtu  secara rutin Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Dr. Ike Edwin, MH, MM., selalu menyempatkan pulang ke kampungnya untuk rutin memandikan Ibunda tercinta disela-sela kesibukannya sebagai Staf Ahli Kapolri Bidang Sosial Politik.

Saat pulang kampung, kala tiba waktu sore, Minggu (30/3/2017) Dang Ike (Sapaan akran Irjen Ike Edwin) menyempatkan berjalan-jalan sore bersama istri tercinta Gusti Aida Sofia dan Ananda tercinta Muhammad Gusti Saibathin ke pasar kaget.

Lama tak menyapa warganya seperti kala menjabat Kapolda Lampung tahun 2016 silam, ternyata banyak warga pula yang mengerumbuni meminta foto dan memanggilnya Pak Kapolda. Hal itu membuat Dang Ike terharu ternyata masih ada yang mengenalinya.

Banyaknya warga yang meminta foto maka kesempatan itu dijadikannya untuk mengajak warga yang berfoto selalu berpose Salam Jari L alias Salam Lampung Bermartabat. “Alhamdulillah ternyata masih banyak yang mengenali saya, bahkan saya masih dipanggil Pak Kapolda”, tutur Irjen Pol Dr. Ike Edwin, MH, MM.

Baca Juga :  Wabup Suiasa Buka Pameran Hasil Karya Siswa SMP-SMK Seni Ukir Tangeb

Pasar yang disambangi ramai tak membuat mantab Kapolda Lampung ini menghilangkan momen seru bercengkrama bersama warga. Dang Ike menghampiri penjual es krim contong, langsung mengambil alih tukang esnya, hal itu membuat sontak warga yang menyaksikan tertawa lepas.

“Ayo siapa lagi yang mau, mumpung saya yang jualan,” kata Dang Ike menawarkan es krim contong ke anak-anak kecil.

Tidak hanya anak kecil, bapak-bapak hingga nenek-nenek ikutan antri untuk rebutan es krim, melihan momen langka sambil celotehan ala warga saling bersautan dan tertawa ramai. “Mau saya esnya, mumpung Jenderal yang jualan, wah Jenderal yang jualan biasa harga Rp 2.000  sekarang mahal nie harga esnya”, celetuk warga yang bercanda.

Jenderal bintang dua ini sudah dari dulu menjadi idola masyarakat Lampung hingga masyarakat menjulukinya Pokemon (Polisi Keren Modern).

Namun Hal itu tak membuat Alumnus Akpol 1985 ini marah sebab itu gelar tulua warga kala menjabat Kapolda selalu ikut turun langsung mengatur lalu lintas di jalan dan Irjen Pol Dr. Ike Edwin MH, MM merasa lega dan senang asal masyarakat terhibur dirinya mencoba berjualan es krim. “Iya, saya senang sekali bisa bernostagia bersama warga di pasar, yang penting masyarakat terhibur dengan saya mencoba jualan es krim, kelihatannya gampang, ternyata pegel juga tangan, yang antri banyak lumayan jadi penjual es,” tandas Dang Ike sambil tersenyum. (znd/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :