Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – TNI bersama pihak terkait melaksanakan gerakan khusus menanam kedele di Subak Gubug 2 Tempek Ureg, Desa Sudimara, Tabanan, Jumat (28/4/2017). Kegatan tersebut dalam rangka peningkatan produksi kedele di Kabupaten Tabanan.

Gerakan tanam kedele itu dihadir Kabid TPH Kabupaten Tabanan, kepala BP3K dan PPL Kabupaten Tabanan, Danramil 1619-01/Tabanan Kapten Inf. Yudha Wicaksono beserta 10 anggotanya. Hadir pula Bhabinkamtibmas Desa Sudimara, Bhabinkamtibmas Desa Gubug, pekaseh, serta masyarakat subak setempat sekitar 100 orang.

Sementara Suandra dari Distan Tabanan menyampaikan bahwa tanam kedelai seluas 100 hektar adalah program pemerintah pusat untuk Subak Gubug 2. Bibit kedelai yang ditanam jenis anjasmoro. Para petani hanya membayar Rp 3.100, dengan harga bibit sesungguhnya di kisaran Rp 13.000 hingga Rp 15.000.

“Kekurangan dari harga yang sesungguhnya itu disubsidi pemerintah,” jelas Suandra.

Baca Juga :  Nasionalisme Indonesia Semakin Tergerus

Kapten Yudha menambahkan, program pemerintah yang sudah disetujui para petani, bahwa di Subak Gubug 2, dengan melalui proses panjang. Di Subak Gubug 2 akan ditanami kedelai seluas 100 hektar.

Kegiatan tersebut, katanya, terus dipantau, dan TNI mendampingi dalam proses tanam, panen, hingga penjualan. “Bila hal tersebut dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan sesuai petunjuk yang diberikan PPL, maka akan mendapatkan hasil maksimal. Hasilnya pun dapat dinikmati petani. Jamgan sampai ada penyimpangan dalam hal benih maupun pupuk yang disubsidi pemerintah,” tegasnya.

Baca Juga :  Kolaborasi FTP Unud dengan Kemenparekraf RI Gelar FGD tentang Pengelolaan Food Waste pada Industri Pariwisata

Begitu juga Nyoman Sumadana sebagai Koordinator BP3K Kecamatan Tabanan, memberikan cara dan merawat tanaman kedelai. “Dengan bibit varietas unggul anjasmoro, bila petani menanam dengan benar dan dipupuk sesuai aturan, maka akan membuahkan hasil yang maksimal,” ujar Sumadana. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :