BALIPORTALNEWS.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Bali, berharap tidak ada pemadaman listrik saat pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2017 jenjang SMA/SMK, baik Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maupun Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) akan digelar bersamaan pada 10-13 April 2017.

“Kami sudah melayangkan surat ke Direktur PT PLN (Persero) Wilayah Denpadar supaya tidak ada pemadaman listrik saat ujian berlangsung. Ini supaya suplai energi listrik ke sekolah pelaksana UNBK tidak bermasalah,” kata Kepala UPT Balai Pengembangan Teknologi Pendidikan dan Tugas Perbantuan (BPTP-TP) Disdik Provinsi Bali, Ni Made Metti Utami, Senin (3/4/2017).

Metti menyebutkan, dalam pelaksanaan UNBK sangat bergantung dengan pasokan listrik, dan akan mengalami gangguan jika ada pemadaman. Tak hanya UNBK, pelaksanaan UNPK jenjang SMA/SMK juga sangat bergantung dengan pasokan listrik.

Baca Juga :  Ketertarikan Korea Selatan Terhadap Proyek Kereta Api di Bali

Mengingat, ada soal listening comprehension (mendengarkan) dalam ujian mata pelajaran bahasa Inggris. Suplai listrik sangat dibutuhkan untuk menyalakan tape untuk memutar kaset berisi soal-soal UN.

Metti menyebutkan, di Bali ada 181 SMA/SMK sederajat yang melaksanakan UNBK. Terdiri dari 63 SMA, 8 MA dan 110 SMK yang tersebar di sembilan kabupaten/kota di Bali.

Rinciannya, di Denpasar UNBK tingkat SMA/MA diikuti 18 sekolah, Gianyar (13), Bangli (4), Klungkung (3), Karangasem (5), Buleleng (10), Jembarana (2), Tabanan (4) dan Badung (12). Sementara UNBK tingkat SMK di Denpasar diikuti 16 sekolah, Gianyar (23), Bangli (5), Klungkung (2), Karangasem (8), Buleleng (22), Jembrana (4), Tabanan (14) dan Badung (16).

Baca Juga :  Silaturahmi Komunitas ‘The Netizen Badung’ Bersama Wabup Suiasa

Ia menambahkan, sekolah penyelenggara UNBK, sudah menggelar simulasi (uji coba) untuk memastikan tidak ada kendala pada infrastruktur yang digunakan. Simulasi itu juga untuk mengetahui kesiapan siswa dalam menghadapi ujian berbasis komputer. ”UNBK dilaksanakan dalam tiga sesi, yaitu pukul 07.30-09.30, 10.30-12.30, dan 14.00-16.00,’’ pungkasnya. (pra/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :