BALIPORTALNEWS.COM – Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) dan Pekan Seni Pelajar (PSP) Kabupaten Badung secara resmi dibuka Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta di Lapangan Umum Mengwi, Selasa (25/4/2017). Acara tersebut dihadiri Katua DPRD Badung Putu Parwata, Ketua Komisi IV, Asisten I dan III, Ketua Koni Badung, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Ketua TP PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, Wakil Ketua TP PKK Ny. Kristiani Suiasa, Ketua Gatriwara Ny. Parwata dan Pimpinan SKPD, peserta Porjar dan PSP Badung.

Kadis Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Badung I Ketut Widia Astika melaporkan, Porjar dan PSP merupakan upaya nyata untuk menumbuhkan,  meningkatkan dan memberdayakan kesehatan para pelajar sekaligus mengevaluasi serta mengukur hasil pembinaan dan penguasaan masing-masing sekolah dalam bidang olahraga maupun seni.

“Ajang ini sebagai evaluasi prestasi atlit dan artis pelajar di badung untuk diterjunkan dalam porjar dan PSP provinsi bali yang rencananya dilaksanakan pada 1-6 Juni 2017 di Denpasar,” katanya.

Kegiatan Porjar dan PSP bertujuan menggali potensi atlet dan artis dikalangan pelajar untuk berkompetisi secara sehat dan ksatria yang pada gilirannya untuk dipersiapkan memperkuat kontingen badung pada Porsenijar Provinsi Bali. Tema yang diangkat tahun ini yakni “Melalui Porjar dan PSP kita tingkatkan prestasi olahraga dan seni pelajar menuju badung sehat, badung hebat,  shanti dan jagadhita”.

Cabang olahraga yang dipertandingkan sebanyak 22 cabang dan cabang seni yang dilombakan sebanyak 18 bidang. Peserta porjar dan PSP Badung tahun 2017 ini diikuti kontingen SD dari 6 kecamatan, seluruh SMP Negeri dan Swasta serta seluruh SMA/SMK Negeri dan Swasta di Badung dengan jumlah peserta keseluruhan 7.472 orang. Pelaksanaan akan dimulai 25 hingga 30 april 2017.

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Porjar dan PSP ini. Bupati juga merasa bangga kepada atlet dan artis pelajar badung yang telah mampu berprestasi di tingkat provinsi bali. Bupati menyadari bahwa pemerintah akan maju, bilamana olahraganya juga baik, untuk itu pemerintah dan olahraga harus beriringan.

“Kami pemerintah sangat konsen untuk memberbaiki maupun melakukan pendataan venues yang baru semua cabor untuk tahun 2018,” jelasnya.

Ditambahkan, dalam upaya melestarikan dan mengembangkan seni budaya, pemerintah akan menggenjot bidang seni seperti dharma shanti maupun mesatua bali dalam ajang ini, sehingga betul-betul generasi kabupaten badung akan mampu menjadi suri tauladan.

Pemerintah menginginkan muncul potensi atlet maupun artis yang berbakat sehingga dapat dibina untuk ajang yang lebih tinggi baik itu tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi,  nasional bahkan dunia.

“Segala potensi olahgara dan seni yang sudah berprestasi dan telah mengharumkan nama badung akan menjadi skala prioritas yang harus dipertahankan,” tambahnya.

Bupati mengharapkan pelaksanaan Porjar dan PSP dapat berjalan dengan baik. Para atlet dan artis yang berlaga termasuk para juri dan pembina agar dapat menunjukkan sportifitas.

“Kami harapkan Porsenijar ini sebagai momentum untuk mencari bibit-bibit berkualitas yang akan kita jadikan duta badung di Porsenijar Provinsi yang akan datang,” pungkasnya. (humas-bdg/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :