BALIPORTALNEWS.COM – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, sudah mengumumkan hasil try out UN SMP. Hasilnya,  7.286 siswa (58,39%) dari 12.478 siswa peserta try out memperoleh nilai Matematika di bawah 5,00.

”Bagi anak-anak (siswa) pelajaran berhitung dengan aplikasi rumus-rumus dirasa paling sulit. Ini menjadi persoalan menahun sejak dulu,” kata Kabid Pembinaan Pendidikan SMP Disdikpora Kota Denpasar, Wayan Supartha, , Kamis (30/3/2017).

Wayan Supartha membeberkan, belum maksimalnya nilai Matematika ini hampir merata di semua sekolah. Kendati begitu, ada juga sejumlah peserta try out berhasil meraih nilai sempurna atau 10 pada mata pelajaran Matematika yakni sebanyak 17 siswa.

Wayan Supartha menambahkan, hasil try out untuk tiga mata pelajaran yang lainnya sudah cukup memuaskan, namun harus tetap menjadi perhatian sekolah. Pada Bahasa Inggris, sebanyak 1.640 siswa (13,14%) masih memperoleh nilai 5,00 ke bawah. Sementara Bahasa Indonesia sebanyak 1.348 siswa (10,80%), dan IPA sebanyak 1.696 siswa (13,59%) masih harus diperbaiki karena nilainya masih di bawah 5,00.

Baca Juga :  Gubernur Koster Ingin Tingkatkan Kerja Sama Bali dengan Jepang

“Sekolah harus melakukan sesuatu agar pemahaman siswa pada Matematika lebih baik lagi. Masih ada waktu. Salah satu solusinya dengan menambah jam pengayaan,’’ ujarnya.

Wayan Supartha menambahkan, hasil try out UN SMP terbaik diraih SMPN 1 Denpasar dengan total nilai untuk empat mata pelajaran yang di-try out-kan meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA, yakni 32,05. Lima besar berikutnya ditempati SMPN 3 Denpasar (30,72), SMPN 9 Denpasar (30,45), SMPN 10 Denpasar (30,28) dan SMP AMI Denpasar (29,71). Sementara sebagai juru kunci dari 62 SMP peserta try out se-Kota Denpasar yakni SMP Bintang Persada dengan total nilai 15,37.

Mantan Kabid Dikmen Disdikpora Kota Denpasar ini menjelaskan, tingkat kesulitan soal try out sudah sesuai dengan kisi-kisi UN. Buktinya, ada 17 siswa berhasil meraih nilai sempurna atau 10 pada mata pelajaran Matematika, sedangkan nilai terendah Matematika yakni 0,75 dengan klasifikasi D. Nilai tertinggi untuk Bahasa Inggris 9,80 terendah 1,20, Bahasa Indonesia tertinggi 10,00 terendah 1,20 dan IPA tertinggi 9,50 terendah 0,75.

Baca Juga :  Gubernur Koster Ikuti Penandatanganan 982 Paket Kontrak Tender/Seleksi Dini Kemen PUPR

Melihat kondisi tersebut, Wayan Supartha meminta semua sekolah agar memanfaatkan waktu sisa untuk memaksimalkan pembelajaran siswa peserta UN. Sehingga siswa SMP Kota Denpasar bisa memperoleh nilai memuaskan atau di atas 6,00 pada UN tahun ini. ”Pokoknya kualitas pembelajaran siswa peserta UN tahun ini harus ditingkatkan lagi,’’ tegas pejabat asal Nusa Penida ini.

Wayan Supartha mengingatkan, kendati hasil UN 2017 tidak lagi sebagai penentu kelulusan melainkan hanya pemetaan kualitas, diharapkan siswa tetap semangat serta menyiapkan diri menghadapi UN yang digelar Mei mendatang. Terlebih hasil UN dipakai pertimbangan untuk penerimaan peserta didik baru (PPDB) pada jenjang pendidikan berikutnya. (tis/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :