Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Dua puluh orang finaslis Wirausaha Muda Denpasar (WMD) Tahun 2016 yang telah usai mengikuti pendidikan di Rumah Perubahan Rhenald Kasali pada Jumat (31/3/2017) bertatap muka dengan Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Denpasar Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra di Graha Sewaka Dharma Lumintang.

Berbagai giat usaha yang mereka tekuni dipaparkan didepan Ny. Selly. Dari produk bronis kukus nature cake hingga produk sabun cuci endek dari buah krerek. Dari tatap muka ini Ny. Selly memberikan motivasi kepada WMD untuk giat dalam berwirausaha. Berbagai tantangan yang dihadapi jangan pernah putus asa berwirausaha. Kembangkan sayap dalam melakukan promosi produk dan terus lakukan inovasi.

Baca Juga :  Wawali Jaya Negara Buka Kejuaraan Tenis Meja se-Bali di Desa Peguyangan Kaja

“Kami siap memfasilitasi ruang berpameran keda produk-produk WMD, baik ditingkat Kota Denpasar dan diajang Inacraf,” ujar Ny. Selly.

Seperti produk nature cake yang dapat menjadi oleh-oleh khas Denpasar dengan berbagai rasa yang ditawarkan dari nangka hingga beraneka rasa lainnya. Disamping itu produk sabun cuci endek juga menjadi sebuah inovasi dari siswa SMAN 4 Denpasar yang ikut berlomba dalam WMD nantinya kita akan pasarkan dalam kegiatan pameran di Kota Denpasar.

Ny. Selly mengaku bangga dengan genersi muda Denpasar yang sangat giat dalam melakukan kegiatan berwirausaha. Sehingga ajang berpameran nanti tidak hanya dimanfaatkan untuk berjualan namun dapat menggali inovasi dalam peningkatan produk kedepan.

Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kota Denpasar, Made Saryawan sebagai koordinator dalam kegiatan Lomba WMD mengatakan adapun bidang usaha yang diperlombakan meliputi wirausaha indsutri, jasa, wirausaha boga, dan wirausaha kreatif yang meliputi design fashion, video, film, fotografi, kerajinan, arsitektur dan layanan komputer.

Baca Juga :  Apresiasi Program KIA, Mahasiswa Charles Darwin Australia Belajar di Puskesmas I Densel

Lomba dibagi kedalam dua kategori yakni kategori SMA/SMK dan kategori umum dengan usia maksimal 35 tahun. Tahap seleksi awal pengumpulan proposal, monitoring lapangan untuk peserta kategori umum yang telah memiliki usaha yang dilanjutkan ke tahap presentasi. Sepuluh pemenang ditetapkan setiap tahunnya dengan perkembangan dari tahun ketahun menunjukan respon positif dari masyarakat yang dapat dilihat dari perkembangan perserta yang mengikuti lomba ini.

Salah satu Finaslis Putu Prita Ananda Giri mengatakan dari mengikuti ajang WMD mendapatkan tantangan tersendiri. Ia mengharapkan Ny. Selly dapat membantu memasarkan produk-produk WMD baik dalam berpameran di daerah maupun diluar daerah. (pur/humas-dps/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :