BALIPORTALNEWS.COM – Merebaknya isu penculikan anak membuat para orangtua di Kota Denpasar, resah. Terutama mereka yang mempunyai anak yang masih duduk di bangku TK dan SD.

Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, menganggap isu penculikan tersebut perlu diantisipasi sejak dini. Plt. Kadisdikpora Kota Denpasar, Wayan Sukana, berharap agar sekolah melakukan langkah antisipasi sebagai wujud kewaspadaan bersama menyikapi isu penculikan anak.

“Sejak ada isu penculikan di luar Kota Denpasar, secara terstruktur sudah kita beri peringatan dan imbauan agar sekolah dan orangtua siswa meningkatkan kewaspadaan,” ujar Wayan Sukana.

Baca Juga :  Rai Mantra Ajak ASN Denpasar Produktif, Pulihkan Ekonomi Masyarakat

Menurutnya, sekolah harus memastikan seluruh peserta didiknya benar-benar aman sehingga orang tua siswa tidak waswas. “Cara-cara yang bisa dilakukan misalnya, memastikan anak-anak berada di lingkungan sekolah pada saat jam sekolah berlangsung. Hal itu perlu dilakukan secara intens dengan melakukan cek melalui masing-masing guru kelas,” ungkap Wayan Sukana.

Selain itu, lanjutnya, pihak sekolah perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap gerak-gerik orang tidak dikenal yang berada di lingkungan sekolah. Saat jam sekolah berakhir, sekolah juga perlu memastikan anak-anak sudah pulang semua. Setelah itu, kepala sekolah dan para guru bisa pulang.

Baca Juga :  Di Hadapan Perwakilan Polri, Wagub Cok Ace Tegaskan Protokol Bali Siap Sambut Wisatawan Mancanegara

“Lakukan koordinasi dengan pihak berwenang di sekitar sekolah, termasuk dengan orang tua siswa untuk mempersempit ruang gerak orang-orang yang memiliki iktikad kurang baik,’’ sarannya.

Sekolah juga perlu secepatnya berkoordinasi dengan pihak kepolisian terdekat jika ada kasus penculikan anak. Sekolah, tegas dia, juga perlu menyusun antisipasi lainnya sesuai situasi dan kondisi sekolah masing-masing.

Meski demikian, Disdikpora Kota Denpasar tetap berharap tidak terjadi penculikan itu anak sekolah di Kota Denpasar. “Semoga hanya isu saja. Saya berharap penculikan anak tidak benar-benar terjadi,” ucapnya. (tis/bpn)