BALIPORTALNEWS.COM – Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya menerima Keris Naga Kemanten Tangguh Mojopahit dari Penglingsir Puri Anom Tabanan I Gusti Ngurah Raka Wiratma, saat menutup Pameran Budaya dan Bursa Keris Nusantara di Puri Anom Tabanan Selasa (14/2/2017).

Pameran Budaya dan Bursa Keris Nusantara yang diprakarsai oleh Forum Pelestari Budaya Tabanan dan  Komunitas Setyaki 9 Denpasar telah berlangsung dari tanggal 10 dan tanggal 14 Pebruari 2016 malam ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Sanjaya diberi kesempatan memberikan piagam kepada peserta pameran I Gusti Ngurah Gde Mulyawan dari Puri Agung Kerambitan, dan pendukung pameran dari Komunitas Setyaki 9 Denpasar.

Pameran Budaya dan Bursa Keris Nusantara yang pertama ini, diikuti peserta dari Madura, Semarang, Solo, Lombok, Surakarta, Madura, Singosari dan Surabaya, dengan memamerkan sekitar seribu lebih keris. Dan yang menjadi istimewa adalah dengan ikut dipamerkannya keris pajenengan Puri Anom Tabanan, Puri Kerambitan dan Keris Pajenengan Puri Tabanan.

AA Ngurah Panji Astika selaku Ketua Umum Forum Pelestari Budaya Tabanan mengatakan pameran ini bertujuan untuk membangun budaya dimana salah satunya adalah budaya adi luhung keris. Karena perkembangan zaman dan sinetron seolah seolah keris identik dengan dukun, identik dengan klenik, identik dengan hal-hal magis.

Baca Juga :  Jaga Ekosistem, Amerta Tebar 5.000 Benih Nila di Tukad Badung

“Padahal  tidak, keris peninggalan budaya adi uhung bangsa kita, disana ada teknik metalogi yang tinggi, serasa seni budaya yang tinggi , ketekunan yang tinggi, ditambah filsafat- filsafat yang tinggi, jadi disitu sebenarnya sebuah masterface mahakarya sehingga UNESCO aja memberikan penghargaan khusus pada keris, sementara kita yang muda-muda meningalkan keris. Nah kita ingin mengembalikan itu kepada anak muda. Ayo kita kembali mencintai budaya salah satunya keris ini lho,” beber Ngurah Panji.

Ngurah Panji berharap adanya dukungan dari pemerintah Kabupaten Tabanan dalam membudayakan keris, sehingga pameran budaya dan bursa keris Nusantara bisa menjadi agenda tahunan.“Kita sih harapkan nanti kepada Pemda mendukung hal ini, bagaimana membudayakan keris itu, kalo bisa satu orang punya satu keris lah. Karena keris ini nanti akan jadi jejeneng, pejenengan ya. Menjadi simbol dari orang tua yang diwariskan kepada anaknya. Jadi itu simbol-simbol yang kecil, yang padat. Padat sekali dalam satu keris itu.Menjadi simbol yang diwariskan kepada anak. Karena disana ada budaya, ada seni, ada teknologi, ada ketekunan, ada tapa brata, segala macam. ada filsafat- filsafat hidup yang sangat adi luhung,” Ungkap Ngurah Panji.

Baca Juga :  Klungkung Percepat Usulan Pahlawan Nasional Ida I Dewa Agung Jambe

Sementara Wabup Sanjaya dalam sambutannya mengatakan sangat berhagia karena di Kabupaten Tabanan khususnya salah satu puri, yaitu Puri Anom telah melaksanakan kegiatan pelestarian budaya, dengan melaksanakan pameran budaya dan bursa keris Nusantara, yang mana kegiatan ini merupakan salah satu implementasi dari Visi Pemerintah Tabanan yaitu mengwujudkan Tabanan Serasi dalam bidang adat agama dan budaya.

“Di era kekininan, jangan sampai keris ini sirna, bagaimana kita sebagai orang tua,dan para pelestari budaya tidak pernah henti-hentinya, bagaimana menggaungkan kembali makna dan  esensi daripada keris itu. Saya setuju sekali, sependapat sekali, apa yang  disampaikan Turah Panji.Kami di Pemerintah kabupaten Tabanan sangat mensuport  kegiatan ini, kegiatan Pameran Budaya dan Bursa Keris Nusantara ini, nanti mudah-mudahan ini bisa menjadi agenda tahunan,” kata Sanjaya.

Sanjaya juga mengaku senang, bahagia dan  bangga akan semangat dan kegigihan panitia sehingga pameran budaya dan pameran keris nusantara  dapat terselenggara dengan baik.” Ke depan kami berharap panitia bisa bekerja sama dengan pemerintah dalam mengadakan pameran budaya dan pameran keris Nusantara ini. Kita punya 12 ribu pegawai, misalkan 12 ribu pegawai ini kita libatkan dengan berkunjung dan menikmati pameran keris, sehingga bisa lebih bergema ke seluruh Tabanan,” harap Sanjaya.

Baca Juga :  Bantuan Dana Stimulus UMKM di Bangli Bermasalah, Berujung Pengaduan ke Ombudsman Bali

Pada akhir sambutan, Sanjaya memberikan dana tali kasih sebagai wujud dukungan dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Tabanan atas terselenggaranya Pameran Budaya dan Bursa Keris Nusantara di Puri Anom Tabanan ini. Dan selanjutnya Wabup Sanjaya meninjau keris yang ada di stan pameran. (ita/bpn)