BALIPORTALNEWS.COM – Subak di Kota Denpasar hampir  hilang karena alih fungsi lahan, untuk melestarikan subak berbagai upaya telah di lakukan Pemerintah Kota Denpasar di bahwa kepemimpinan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara. Salah satu upaya yang dilakukan adalah program Subak Lestari, seperti Subak Anggabaya menjadi contoh Subak Lestari. 

Sebagai Subak Lestari, Subak Anggabaya juga telah menjadi objek pariwisata. Sebagai sarana penunjang subak lestari berbagai sarana telah dilengkapi di Subak Anggabaya seperti menyediakan tempat Jogging track untuk bersepeda.  Menunjang SubaK Anggabaya sebagai Subak Lestari, Pemerintah Kota Denpasar juga memberikan bantuan pembangunan Balai Subak Anggabaya yang kini masih tahap pembangunan. 

Dengan adanya Subak Anggabaya sebagai contoh Subak Lestari, diharapkan semua subak yang ada di Kota Denpasar dapat dilestarikan,’’ harap Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara saat Temu Wirasa dengan Pekaseh Se-Kota Denpasar usai peninjauan Balai Subak Anggabaya dan pelepasan bibit ikan di perairan mina padi  yang ada di Subak Anggabaya  Senin (28/11/2016).

Lebih lanjut Jaya Negara mengatakan, untuk melestarikan Subak yang ada di Kota Denpasar Pemerintah Kota Denpasar telah melakukan berbagai upaya. Untuk itu Jaya Negara mengharapkan semua petani yang ada di seluruh Subak yang ada di Kota Denpasar terus aktif, jika ada berbagai permasalahan agar dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Denpasar.  Terkait persawahan menggunakan mina padi ini diapresiasi Jaya Negara. Menurutnya dengan sistem ini akan meningkatkan hasil pertanian.

Plt Kadis Kebudayaan Kota Denpasar Ni Nyoman Sujati mengatakan,  Subak Anggabaya merupakan percontohan Subak Lestari dan juga menjadi objek pariwisata. Untuk menunjang itu berbagai sarana prasarana telah dilengkapi Pemerintah Kota Denpasar. Setelah Jogging Track kini Pemerintah memberi bantuan pembangunan Balai Subak Anggabaya dan Balai Kulkul.  

‘’Balai Subak ini sudah lama belum direnovasi untuk menunjang Subak Lestari maka Pemkot Denpasar memberikan bantuan. Bantuan ini akan diberikan kepada semua Subak yang ada di Kota Denpasar namun secara bergiliran sesuai anggaran. Untuk tahun lalu program ini dilaksanakan di Subak Oongan’’ ungkapnya.

Dengan Balai Subak ini diharapkan dapat dimanfaatkan petani sebagai tempat rapat.  Dalam menunjang Subak Lestari petani Subak Anggabaya kembali  melakukan pertanian dengan sistem mina padi. Dimana mina padi itu adalah suatu bentuk usaha tani  gabungan yang memanfaatkan genangan air sawah yang tengah ditanami padi sebagai kolam untuk budidaya ikan air tawar. Mina padi dengan demikian meningkatkan efisiensi lahan karena satu lahan menjadi sarana untuk budidaya dua komoditas pertanian sekaligus.

Menurut Sujati mina padi ini dari dulu sudah diterapkan di Subak Anggabaya. Untuk menunjang sebagai subak lestari kini petani kembali melestarikan sistem pertanian dengan sistem mina padi ini. Dengan kegiatan hal ini, pihaknya  berharap pertanian di Kota Denpasar bisa dipertahankan dan dilestarikan sesuai dengan harapan Walikota Denpasar bersama Wakil Walikota Denpasar. Bertambahnya hasil pertanian ia juga berharap masyarakat tidak gengsi lagi menjadi seorang petani.

Pekaseh Subak Anggabaya Ketut Sumatrayasa membenarkan bahwa sistem mina padi ini sudah lama diterapkan di Subak Anggabaya. Untuk menunjang sebagai Subak Lestari maka sistem ini kembali dilestarikan. Sebagai Subak Lestari tidak hanya sistem Subak saja namun, pihaknya juga melestarikan kramanya.

Terkait sistem persawahan mina padi ia mengaku sistem ini dapat menambahkan hasil pertanian. Agar sistem ini benar-benar lestari pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan, Dinas Peternakan, Perikanan & Kelautan Kota Denpasar, dan Dinas Pertanian, Tanaman Pangan & Hortikultura Kota Denpasar. (ayu/humasdps/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini