BALIPORTALNEWS.COM – Guna menguatkan ketersedian darah pada bank darah, PMI Badung melakukan berbagai langkah menjaga stok darah agar tetap aman. Salah satu diantaranya bersinergi dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Badung dalam kegiatan sosial Donor darah. Demikian dikatakan Sekda Badung Kompyang R. Swandika saat menerima audiensi pengurus PGRI Badung, Senin (24/10/2016).

“Kami siap berseinergi dengan seluruh stake holder untuk menjaga stok darah di bank darah. Termasuk sinergi dengan PGRI Badung,” kata Sekda Badung Kompyang R Swandika yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Badung.

Lanjut dia, PMI, dalam rangka menjaga ketersedian darah, melakukan berbagai kegiatan. “Ketersedian darah amat sangat penting, jadi kami di PMI melakukan berbagai upaya untuk menyediakan darah. Melalui berbagai kegiatan yang bersinergi dengan komponen masyarakat,” terangnya.

Audiensi dipimpim oleh Ketua PGRI Badung, I Wayan Tur Adnyana berserta I Ketut Pamartha yang diterima Sekda Kompyang Swandika dalam rangka HUT PGRI ke 71 yang jatuh pada 25 Nopember 2016. Tur Adnyana mengatakan, serangkaian HUT PGRI akan diadakan berbagai kegiatan, diantaranya donor darah, gerak jalan santai, dan kegiatan sosial di panti jompo.

Untuk kegiatan donor darah, kata Tur Adnyana, pihaknya akan memaksimalkan keterlibatan para guru untuk donor darah. “Kami akan melibatkan seluruh guru di kabupaten Badung. Astungkara dalam donor darah nanti kami akan sumbangkan 500 kantung darah,” kata Adnyana.

Selanjutnya, berkenaan dengan apel Puncak HUT PGRI akan di lakukan pada tanggal 29 Nopember 2016. Hal itu dilakukan mengingat pada tanggal 25 Nopember para siswa masih melaksanakan ujian akhir semester (UAS). “Apel akan dilakukan pada 29 Nopember, ini karena pada 25 nopember siswa masih UAS,” terang Adnyana. (hms badung/bpn)

 

Keterangan Foto : Sekda Badung Kompyang R. Swandika saat menerima audiensi pengurus PGRI Badung, Senin (24/10/2016) di Puspem Badung.

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini