BALIPORTALNEWS.COMMasih banyaknya tenaga kerja Bali yang bekerja di bidang yang tidak sesuai dengan pendidikannya dikhawatirkan akan mempengaruhi profesionalitas dari para tenaga kerja tersebut. Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat meninjau UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bali, di Denpasar, Senin (3/10/2016).

“Ini contohnya banyak yang tidak nyambung antara pendidikan dengan pekerjaannya, ini yang harus kita pikirkan,” tegas Pastika sempat berdialog dengan salah seorang siswa yang mengikuti pelatihan di BLK  yang mengaku merupakan tamatan SMK jurusan teknik mesin namun terpaksa bekerja di bidang housekeeping.  

“Kasihan mereka, ini nanti berkaitan dengan profesionalitas pekerjaan, jadi jangan dipikir gampang hanya dengan pelatihan saja, kita harus pikirkan jalan keluarnya,” ungkap Pastika yang juga tidak memungkiri bahwa fenomena tersebut terjadi sebagai akibat susahnya mencari pekerjaan yang sesuai dengan bidang mereka.

Baca Juga :  Gubernur Pastika Ambil Sumpah 50 PNS di Lingkungan Pemprov Bali

Lebih lanjut disampaikan Pastika, ia juga mengingatkan agar pihak UPT BLK melakukan evaluasi terhadap pelatihan – pelatihan yang dilakukan agar sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Ini pelatihannya coba dievaluasi, kita buat pelatihan yang benar – benar diperlukan oleh masyarakat, contohnya ini pelatihan menjahit, zaman dulu mungkin masih banyak yang berminat kalau di zaman sekarang bagaimana dengan kondisi kemajuan Bali seperti ini,” tegas Pastika yang juga tidak menutup kemungkinan untuk dipertahankan jika masyarakat – masyarakat pedesaan khususnya di desa miskin masih membutuhkan pelatihan – pelatihan tersebut.

Baca Juga :  Luncurkan Buku ‘Utang’ di Hari Ulang Tahun, Gubernur Pastika Bertekad Manfaatkan Sisa Hidup Sebaik-Baiknya

Sebelumnya Gubernur Pastika yang didampingi oleh Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra juga melakukan peninjauan bangunan gedung Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang baru. Saat meninjau beberapa ruangan di kantor tersebut, Pastika menilai konsepnya sudah bagus dan lebih modern.

Menurutnya  jika setiap SKPD mampu memanfaatkan lahan yang dimiliki, hal tersebut akan sangat efektif dan efisien. Usai melakukan peninjauan di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang baru, Pastika  juga meninjau bangunan gedung baru di Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Bali yang  direncanakan akan ditempati oleh 3 SKPD yakni Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan.

Baca Juga :  Gubernur Pastika : Buang Sampah Sembarangan Adalah Dosa 

Kegiatan kemudian diakhiri dengan meninjau jalannya pembangunan Rumah Sakit Mata Bali Mandara. dalam kesempatan tersebut, Gubernur Pastika menyempatkan diri untuk meninjau beberapa ruangan yang masih dalam proses pengerjaan. Ia menginstruksikan agar proyek tersebut dapat berjalan dengan baik tanpa ada hambatan yang berarti sehingga proyek tersebut dapat selesai tepat waktu di Bulan April 2017. (hms prov bali/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini