BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Mr P. yang sering loyo, kalah sebelum bertempur atau nafsu besar tenaga kurang adalah mimpi buruk bagi pria. Tiada yang lebih menyengsarakan selain bergelut dengan masalah seksual. Setidaknya itulah pernyataan yang kerap muncul di kalangan pria dewasa seputar kehidupan seksual mereka.
Pria yang memiliki masalah dalam kehidupan seksual tentu akan mengalami penurunan performa dalam bercinta. Hal tersebut membuat pria minder di ranjang sehingga keharmonisan rumah tangga yang dibina sejak lama pun ikut terkena imbasnya.
Menurut ahli seksual, therapist yang sekaligus owner pengobatan Jnana Marga, I Nengah Edy Warsita, ada tiga masalah seksual yang paling sering dialami oleh kaum pria pada umumnya yaitu, disfungsi ereksi atau dikenal dengan istilah impotensi adalah sebuah kondisi medis yang mempengaruhi kemampuan pria dalam mencapai dan mempertahankan ereksi. Masalah seksual yang satu ini sering dialami oleh kaum pria dari segala usia.
“Penis yang tidak bisa ereksi dengan keras akan menghambat proses penetrasi dan kadang menyebabkan hubungan seksual batal dilakukan,” terang Edy Warsita.
Beberapa kriteria digunakan oleh para ahli dalam mendefinisikan ejakulasi dini seperti berdasarkan waktu terjadinya ejakulasi (kurang dari 2 menit), ketidakmampuan menahan ejakulasi sampai pasangannya mencapai orgasme, dan kemampuan pria mengendalikan ejakulasi agar terjadi sesuai dengan keinginannya. Menurut sebuah survei di Amerika, antara 20-30 persen pria pernah mengalami ejakulasi dini.
“Masalah ini dapat memberi dampak yang besar pada psikologis pria dan pasangannya. Melatih kesabaran diri dalam bercinta adalah cara terbaik untuk mengatasi ejakulasi dini,” imbuh Edy.
Namun pria yang mengalami kedua jenis gangguan diatas umumnya masih memiliki dorongan seksual yang normal atau bahkan tinggi tapi ereksi penis tidak maksimal.
Ketiga, Libido Rendah adalah gairah seks rendah adalah salah satu jenis gangguan seksual yang umum terjadi pada pria maupun wanita. Pria dengan libido rendah umumnya memiliki tingkat ereksi yang normal tetapi kehilangan keinginan untuk berhubungan seks.
Libido rendah umumnya terjadi pada pria yang telah berusia lanjut. Libido rendah biasanya tidak terjadi tiba-tiba, melainkan butuh proses yang bertahap. Gangguan seks ini termasuk sulit disembuhkan karena penderita umumnya tidak memiliki motivasi untuk menyembuhkan diri. Dalam banyak kasus, penderita baru memeriksakan diri ke dokter setelah dipaksa oleh pasangan.
Dalam mengatasi permasalahannya pria biasanya enggan untuk menyampaikan secara terbuka sekalipun dengan pasangannya. Ada kegelisahan, kekhawatiran yang akan menurunkan martabat atau kewibawaan pria sebagai kepala rumah tangga. Padahal perasaan malu dan menutup diri justru akan memperparah kondisi yang sebenarnya bisa disembuhkan dan dipulihkan. Harus disadari bahwa masalah seks sebenarnya merupakan masalah bersama, suami maupun istri.
“Dukungan pasangan wanita justru sangat diperlukan guna menumbuhkan rasa percaya diri untuk kehidupan seksual yang lebih baik,” tutup Edy.
Pengobatan Jnana Marga beralamat di jalan Gatot Subroto I, gang Jnana, Br. Tegeh Sari Gatot Subroto (1km ke arah utara Apotik Anugrah II) Denpasar, Telp. 085102111600. Menggunakan metode penyembuhan Janur Sakti dan kekuatan Piramida, membantu menyembuhkan pria dengan berbagai permasalahan seksual, seperti disfungsi ereksi, ejakulasi dini, libido rendah, hiperseksual, infertilitas hingga menambah ukuran Mr. P. dan lain – lain. Telah terdaftar di Dinas Kesehatan Denpasar Bali. Dan sudah tergabung dalam Ikatan Pengobatan Tradisonal Indonesia (IPATRI). Buka setiap hari, dari Senin sampai Sabtu mulai pukul 10.00 – 17.00 wita.(ads/bpn)













