Kolaborasi Epik Ogoh-Ogoh Gajah Buka D'Youth Fest 6.0, Gaungkan Pesan Bangkit dan Jaga Alam
Kolaborasi Epik Ogoh-Ogoh Gajah Buka D'Youth Fest 6.0, Gaungkan Pesan Bangkit dan Jaga Alam. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Kolaborasi spektakuler Ogoh-ogoh Gajah karya ST Yowana Saka Bhuwana Banjar Tainsiat, Palawara Music Company, dan Manubada Art sukses membuka malam puncak Denpasar Youth Festival (D’Youth Fest) 6.0 di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Sabtu (11/7/2026) malam.

Mengusung tajuk “Tumbuh Kembali di Tengah Reruntuhan Semesta”, pertunjukan kolosal tersebut menjadi simbol kebangkitan, kolaborasi, sekaligus ajakan menjaga kelestarian lingkungan yang selaras dengan tema besar D’Youth Fest tahun ini, “Feel The Growth”.

Ribuan penonton memadati kawasan Lapangan Puputan untuk menyaksikan penampilan yang memadukan seni ogoh-ogoh, tari kolosal, musik, visual artistik, hingga tata cahaya modern. Pertunjukan tersebut menjadi pembuka yang spektakuler sebelum rangkaian hiburan musik dan kreativitas anak muda Denpasar digelar.

Hadir menyaksikan pertunjukan tersebut Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara; Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa; Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya; jajaran DPRD Kota Denpasar; Forkopimda; serta sejumlah tamu undangan.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengatakan D’Youth Fest menjadi ruang ekspresi sekaligus wadah bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas dan inovasi yang mampu memberikan nilai tambah bagi pembangunan Kota Denpasar.

“D’Youth Fest memberikan ruang kreativitas generasi muda untuk menciptakan aksi, memberikan reaksi, dan menghasilkan kreasi dalam pengembangan potensi. Hal ini menjadi momentum untuk merajut optimisme pemuda Kota Denpasar yang berdaya saing sesuai tema kegiatan tahun ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Kolaborasi Ogoh-Ogoh Gajah Taensiat dan Palawara Siap Warnai Malam Puncak D'Youth Fest 6.0

Menurut Jaya Negara, festival ini diharapkan menjadi puncak apresiasi terhadap berbagai kreativitas anak muda sekaligus memperkuat keberadaan Dharma Negara Alaya (DNA) dan pengembangan Plaza Suci sebagai pusat ekonomi kreatif di Kota Denpasar.

“Harapan kami, D’Youth Fest menjadi peluang bagi anak muda untuk terus berkreativitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Denpasar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Luh Putu Ryastiti, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, AA Ngurah Mahendra Putra, menjelaskan kolaborasi seni yang menjadi pembuka festival tahun ini mengangkat perjalanan dari kehancuran menuju harapan melalui karya tari kolosal bertajuk “Tumbuh Kembali di Tengah Reruntuhan Semesta”.

Baca Juga :  MotorkuX Hadirkan Gacha Berhadiah di D'Youth Fest 6.0

Menurutnya, pertunjukan tersebut berangkat dari tema Regrow, yang menggambarkan bagaimana keserakahan manusia merusak keseimbangan alam hingga menghadirkan kehancuran. Di tengah kondisi tersebut muncul sosok Sang Penjaga Agung sebagai simbol kebijaksanaan yang membangkitkan kesadaran untuk kembali menjaga alam.

Kolaborasi Epik Ogoh-Ogoh Gajah Buka D'Youth Fest 6.0, Gaungkan Pesan Bangkit dan Jaga Alam
Kolaborasi Epik Ogoh-Ogoh Gajah Buka D’Youth Fest 6.0, Gaungkan Pesan Bangkit dan Jaga Alam. Sumber Foto : Istimewa

Pertunjukan dibagi menjadi tiga babak. Babak pertama menggambarkan eksploitasi alam yang memicu kerusakan, babak kedua menjadi titik balik saat kesadaran mulai tumbuh dan alam kembali bernapas, sedangkan babak ketiga menghadirkan harmoni baru ketika manusia, alam, dan nilai-nilai spiritual kembali menyatu.

“Melalui kolaborasi Ogoh-ogoh Gajah Tainsiat dan tari kolosal Palawara, kami ingin menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam. Semangat Feel The Growth kami maknai sebagai ajakan untuk terus bertumbuh bersama melalui kreativitas, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Ryastiti.

Selain pertunjukan kolosal tersebut, malam puncak D’Youth Fest 6.0 juga dimeriahkan penampilan sederet musisi lokal dan nasional, di antaranya Ary Lesmana, Tika Pagraky, Bagus Wirata, Dialog Dini Hari, Ary Kencana, Harmonia, Leeyonk Sinatra, Skoozy, hingga Wet Project.

Baca Juga :  Ogoh-Ogoh “GAJAH” Pukau D'Youth Fest 6.0, Kedux: Beban 1,5 Tahun Akhirnya Terbayar

Festival ini juga melibatkan sedikitnya 20 pelaku UMKM kuliner serta lima food truck sebagai bagian dari upaya menggerakkan ekonomi kreatif lokal.

Rangkaian D’Youth Fest 6.0 sendiri telah berlangsung sejak pertengahan Juni 2026 melalui berbagai kegiatan kreatif, seperti Operet This Week, Heritage Ride, Glory of Youth, Earthsy Day, Bali Fashion Bike, Mural Exhibition, Area Creator, Makin Dekat Film Fest, Community Paradise, hingga berbagai aktivitas komunitas lintas sektor.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Pemerintah Kota Denpasar juga memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui penerapan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi selama festival berlangsung sebagai bagian dari edukasi budaya sadar lingkungan bagi generasi muda.

“D’Youth Fest bukan sekadar festival hiburan, tetapi ruang bersama bagi generasi muda untuk berkarya, berkolaborasi, dan menunjukkan identitas kreatif Kota Denpasar. Kami berharap semangat yang lahir dari festival ini terus tumbuh menjadi energi positif dalam memperkuat ekonomi kreatif, melestarikan budaya, serta mewujudkan Denpasar sebagai kota kreatif yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing,” tutup Luh Putu Ryastiti.(r/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News