
BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Memarkir sepeda motor kerap dianggap sebagai aktivitas sederhana. Padahal, kesalahan saat memarkir kendaraan dapat meningkatkan risiko pencurian maupun menyebabkan motor roboh hingga merugikan pemilik maupun pengguna jalan lainnya.
Melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman, Astra Motor Bali mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan keamanan kendaraan, termasuk saat sepeda motor ditinggalkan dalam kondisi terparkir.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, Yosept Klaudius, mengatakan keselamatan berkendara tidak berhenti ketika kendaraan selesai digunakan. Menurutnya, cara memarkir motor yang benar juga menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan kendaraan.
“Parkir yang benar bukan hanya menjaga motor tetap aman dari pencurian, tetapi juga mencegah motor roboh yang dapat membahayakan kendaraan sendiri maupun orang lain. Selalu ingat #Cari_Aman di mana pun dan kapan pun, termasuk saat memilih tempat dan posisi memarkirkan kendaraan,” ujarnya.
Untuk membantu masyarakat mengurangi risiko tersebut, Astra Motor Bali membagikan tujuh langkah sederhana agar sepeda motor tetap aman saat diparkir.
- Pilih lokasi parkir yang aman
Pastikan kendaraan diparkir di permukaan yang rata dan kokoh. Hindari area berlumpur, berpasir, atau licin karena dapat membuat motor mudah kehilangan keseimbangan.
- Matikan mesin dan cabut kunci
Sebelum meninggalkan kendaraan, pastikan mesin telah dimatikan dan kunci kontak dicabut. Hindari meninggalkan kunci masih terpasang karena dapat memancing aksi pencurian.
- Gunakan standar dengan benar
Apabila kendaraan diparkir dalam waktu cukup lama, gunakan standar tengah agar posisi motor lebih stabil. Pastikan standar telah menapak sempurna sebelum meninggalkan kendaraan.
- Parkir pada posisi yang tepat
Belokkan setang ke arah kiri dan aktifkan kunci setang. Selain itu, pastikan posisi motor tidak menghalangi jalur kendaraan maupun akses pejalan kaki.
- Perhatikan kondisi cuaca
Saat musim hujan, hindari memarkir kendaraan di lokasi yang rawan tergenang air. Jika parkir di ruang terbuka dalam waktu lama, gunakan penutup motor agar kendaraan terlindungi dari panas dan hujan.
- Tambahkan sistem pengaman
Selain mengunci setang, gunakan pengaman tambahan seperti kunci cakram atau kunci ganda. Pengendara juga disarankan memilih area parkir resmi yang memiliki pengawasan petugas maupun kamera CCTV.
- Lakukan pemeriksaan sebelum meninggalkan kendaraan
Pastikan tidak ada barang berharga yang tertinggal di bagasi atau kompartemen depan. Periksa kembali apakah setang telah terkunci dan posisi motor benar-benar stabil.
Yosept menambahkan, kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu meminimalkan risiko kerusakan kendaraan maupun tindak kriminalitas.
“Keselamatan tidak hanya saat berkendara, tetapi juga ketika kendaraan ditinggalkan. Dengan membiasakan parkir secara benar, pengendara ikut menjaga keamanan kendaraan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan aman,” katanya.
Melalui berbagai program edukasi Safety Riding #Cari_Aman, Astra Motor Bali terus mengajak masyarakat membangun budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab, mulai dari sebelum berkendara, selama di perjalanan, hingga saat kendaraan diparkir.(r/bpn)












