Peluncuran Layanan Exo-TMS
Sudirman Medical Centre (SMC) Denpasar resmi meluncurkan layanan Exo-TMS (Exomind Transcranial Magnetic Stimulation) pada Minggu (7/6/2026). Sumber Foto : dnd/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Menjawab tantangan gaya hidup modern yang serba cepat dan penuh tekanan, Sudirman Medical Centre (SMC) Denpasar resmi meluncurkan layanan Exo-TMS (Exomind Transcranial Magnetic Stimulation) pada Minggu (7/6/2026).

Kehadiran teknologi neuromodulasi modern ini menandai langkah baru dalam pengembangan layanan kesehatan berbasis neuroscience di Bali, sekaligus melengkapi layanan Brainmapping (QEEG), Neurofeedback, dan konsultasi spesialis yang telah tersedia sebelumnya di SMC Denpasar.

Pimpinan Klinik SMC Denpasar, dr. Ni Putu Ayu Saraswati Apsari, Sp.DVE., MMRS., menjelaskan bahwa peluncuran ini didasari oleh fenomena beberapa tahun terakhir, di mana dunia menghadapi peningkatan signifikan pada tingkat stres, burnout, gangguan tidur (insomnia), kelelahan mental, serta penurunan fokus akibat dinamika kehidupan urban.

“Di tengah tantangan tersebut, SMC Denpasar hadir membawa pendekatan baru yang tidak hanya berfokus pada pengobatan penyakit, tetapi juga pada pemeliharaan dan optimalisasi fungsi otak,” ungkap dr. Ayu.

Menurutnya, tuntutan pekerjaan yang tinggi serta arus informasi tanpa henti dari media sosial kerap membuat masyarakat mengalami kelelahan mental. Menariknya, bentuk adiksi atau kecanduan di era digital juga telah bergeser.

“Adiksi itu macam-macam, bisa berupa zat atau kebiasaan (habits). Zaman sekarang, perilaku scrolling media sosial berlebihan, judi online, hingga game online sudah termasuk adiksi yang sangat mengganggu fokus dan aktivitas sehari-hari,” jelas dr. Ayu.

Baca Juga :  Gubernur Koster Sambut Pergantian Pimpinan BI Bali dan Tekankan Transformasi Ekonomi

Fenomena ini bahkan tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga sudah banyak dialami oleh anak-anak hingga mengganggu proses belajar mereka. Oleh karena itu, kehadiran Exo-TMS di Denpasar dinilai sangat urgen. Sebagai kota besar dengan tingkat stres yang tinggi, masyarakat membutuhkan opsi untuk ‘meriset’ kembali kesehatan pikiran mereka agar dapat menjalani hidup dengan lebih berkualitas.

Konsultan Psikiater Klinik SMC Denpasar, dr. I Gusti Rai Putra Wiguna, SpKJ (K)., menjelaskan, bahwa Exo-TMS merupakan teknologi non-invasif yang menggunakan stimulasi magnetik terarah untuk membantu mengoptimalkan aktivitas jaringan otak tertentu. Salah satu area utama yang menjadi target stimulasi adalah Dorsolateral Prefrontal Cortex (DLPFC). Area ini sering disebut sebagai ‘CEO of the Brain’ karena berperan penting dalam fungsi eksekutif, konsentrasi, pengendalian emosi, pengambilan keputusan, serta ketahanan terhadap stres sehari-hari.

Baca Juga :  Wawali Arya Wibawa Lepas Keberangkatan 261 Orang Calon Jemaah Haji Kota Denpasar Tahun 2026

Menurutnya, kesehatan mental masa depan tidak lagi hanya berbicara tentang mengobati gangguan, tetapi juga menjaga fungsi otak agar tetap optimal.

“Kita hidup di era di mana tubuh sering dirawat, tetapi otak sering diabaikan. Padahal otak adalah pusat dari seluruh pengalaman manusia yakni bagaimana kita berpikir, merasakan, bekerja, mencintai, dan menjalani hidup. Exo-TMS hadir sebagai bagian dari konsep Brain Wellness, yaitu merawat otak sebelum terjadi kelelahan yang lebih berat,” jelas dr. Rai.

Bagi masyarakat yang mengalami gejala kecemasan, depresi, stres, hingga insomnia, teknologi Exo-TMS menawarkan metode terapi yang sangat aman dan ramah pasien. Karena sifatnya yang non-invasif, terapi ini sama sekali tidak menimbulkan rasa sakit.

Untuk mendapatkan hasil yang stabil dan optimal, pasien rata-rata disarankan menjalani 10 hingga 15 kali sesi terapi, meski beberapa pasien sudah menunjukkan perbaikan klinis hanya dalam 5 kali sesi. Tim dokter juga akan melakukan evaluasi berkala untuk memantau perkembangan kondisi pasien.

Baca Juga :  Wawali Arya Wibawa Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan dan Kebersamaan dalam BBGRM 2026

Terkait efek samping, masyarakat tidak perlu khawatir. Efek yang ditimbulkan sangat minimal seperti pusing ringan di area stimulasi pada sesi-sesi awal dan akan hilang dengan sendirinya dalam waktu singkat.

Melalui peluncuran ini, SMC Denpasar memperkenalkan konsep Mental Wellness Spa, sebuah pendekatan baru yang memandang kesehatan mental sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan perawatan diri (self-care) yang modern. Konsep ini menekankan bahwa menjaga kesehatan otak sama pentingnya dengan menjaga kebugaran fisik, nutrisi, dan kualitas tidur.

Klinik SMC Denpasar memastikan bahwa operasional teknologi ini didampingi oleh tenaga profesional yang kompeten.

Saat ini, tim Mental Health Care SMC Denpasar diperkuat oleh tiga orang psikiater yakni dr. I Gusti Rai Putra Wiguna, Sp.KJ (K)., dr. I Gde Yudhi Kurniawan, Sp.KJ., dan dr. Rebecca Mutia Agustina Silaen, Sp.KJ., serta dilengkapi dengan lima orang psikolog klinis.

Dengan kehadiran Exo-TMS, SMC Denpasar berharap dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan otak yang berbasis sains, nyaman, aman, dan sesuai dengan kebutuhan kehidupan modern.(dnd/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News