Polisi saat melakukan proses olah TKP kejadian pria asal Cianjur yang meninggal tertindih sepeda motor di Gang Belimbing, Kelurahan Banyuning, Singaraja. Sumber Foto : Istimewa
Polisi saat melakukan proses olah TKP kejadian pria asal Cianjur yang meninggal tertindih sepeda motor di Gang Belimbing, Kelurahan Banyuning, Singaraja. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Jasad seorang pria asal Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ditemukan dengan kondisi tertindih sepeda motor di Gang Belimbing, Jalan WR Supratman, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng, Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 14.50 WITA.

Korban diketahui bernama Ubuh Bukhori (66) seorang sopir yang tinggal di rumah kos kawasan Jalan WR Supratman, Lingkungan Banyuning Utara, Kelurahan Banyuning.

Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Ni Kadek Mariani (36) dalam kondisi sudah tertelungkup dan tertindih sepeda motor Yamaha Jupiter berwarna merah bernomor polisi H 5578 J.

“Saksi yang menemukan korban tidak mampu mengangkat sepeda motor seorang diri sehingga meminta bantuan Ketua RT setempat. Setelah sepeda motor berhasil diangkat bersama warga dan Bhabinkamtibmas, korban diketahui sudah meninggal dunia,” ujarnya seizin Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun aktivitas mencurigakan sebelum peristiwa tersebut terjadi. Namun dari keterangan dari teman satu kos korban bernama Lukman Hidayat (29) menyebutkan korban memiliki riwayat penyakit sesak napas atau asma.

Dugaan tersebut dikuatkan dengan temuan alat-alat bantu pernapasan berupa nebulizer portable saat dilakukan pemeriksaan di kamar kos korban.

Hasil pemeriksaan medis di lokasi menemukan luka lecet pada bagian dahi kanan korban yang diduga akibat benturan saat terjatuh dan tertindih sepeda motor. Selain luka tersebut, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Korban diperkirakan meninggal dunia kurang dari satu jam sebelum ditemukan. Dugaan sementara korban mengalami kecelakaan tunggal yang berkaitan dengan kondisi kesehatannya karena sebelumnya memiliki riwayat sakit asma,” kata IPTU Yohana.

Menerima laporan tersebut, personel Polres Buleleng bersama Tim URC Sigap, Unit Inafis, dan tenaga medis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan TKP, serta meminta keterangan para saksi.

Saat ini kasus tersebut ditangani Unit Laka Satlantas Polres Buleleng. Sementara jenazah korban dititipkan di kamar jenazah RSUD Buleleng sambil menunggu kedatangan pihak keluarga dari Jawa Barat.(dar/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News