Aussie Beef Fair
Acara ‘Aussie Beef Fair: Discover the Finest Flavors of Australia’ dan demonstrasi memasak oleh Lambassador MLA, Chef Bayu Retno Timur di gerai Gourmet Market by Pepito Sidewalk Jimbaran, Senin (4/5/2026). Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, MANGUPURA – Meat & Livestock Australia (MLA) berkolaborasi dengan Gourmet Market menghadirkan program promosi bertajuk ‘Aussie Beef Fair: Discover the Finest Flavors of Australia’. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kampanye besar Aussie Beef yang sebelumnya telah digelar di sejumlah kota besar seperti Jakarta dan Surabaya, dan kini menyapa konsumen di Bali untuk memperkenalkan kualitas unggul daging sapi asal Australia.

Program ini resmi dimulai pada 4 Mei 2026 di gerai Gourmet Market by Pepito Sidewalk Jimbaran dan direncanakan berlangsung selama satu bulan hingga 15 Mei 2026 di berbagai outlet Pepito Supermarket di seluruh Bali. Chief Representative MLA Indonesia, Christian Haryanto menyampaikan, bahwa program ini tidak hanya berfokus pada promosi produk, tetapi juga menghadirkan nilai di balik kualitas daging sapi Australia.

“Kami ingin membawa cerita di balik daging sapi Australia lebih dekat kepada konsumen, mulai dari proses produksi hingga kualitas yang terjaga. Ini bukan sekadar promosi, tetapi juga bentuk komitmen kami dalam menghadirkan produk terbaik,” ujar Christian pada Senin (4/5/2026) di gerai Gourmet Market by Pepito Sidewalk Jimbaran.

Baca Juga :  Bacakan Pesan Megawati, Gubernur Koster Dorong Peradaban Dunia yang Damai dan Berkeadilan

Ia juga menambahkan, melalui inisiatif ini, pihaknya berharap dapat merayakan kekayaan kuliner sekaligus memperkuat hubungan yang terus berkembang antara Indonesia dan Australia.

Selain sebagai ajang promosi, Aussie Beef Fair juga bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa memasak daging sapi berkualitas tinggi tidaklah sulit. Konsumen dapat menemukan berbagai merek ternama asal Australia, seperti Kilcoy, Stockyard, Obe Organic, Westhome, dan Stone Axe, yang dikenal dengan standar kualitas tinggi.

“Produk-produk yang kami hadirkan telah memenuhi kriteria halal, memiliki tekstur empuk, cita rasa juicy, serta termasuk dalam kategori premium. Sehingga kami berharap, program ini dapat meningkatkan pemahaman konsumen terhadap kualitas daging impor sekaligus mendorong eksplorasi kuliner di rumah,” tambah Christian.

Baca Juga :  Gubernur Koster Buka Bazar Pelayanan Publik Kejati Bali, Tekankan Optimalisasi Pelayanan Publik

Sebagai bagian dari rangkaian peluncuran, Bayu Retno Timur yang merupakan Lambassador MLA turut menghadirkan demonstrasi memasak secara langsung. Dalam kesempatan tersebut, ia mengolah potongan rib eye dan striploin menjadi hidangan seperti Thai Beef Salad dan Dry Rubs Rib Eye Steak.

“Daging sapi Australia memiliki kualitas yang sangat baik, sehingga tidak membutuhkan teknik yang rumit untuk menghasilkan hidangan lezat. Dengan waktu memasak yang singkat, kita sudah bisa mendapatkan tekstur yang empuk dan rasa yang maksimal,” jelas Chef Bayu.

Ia menambahkan, melalui demo ini, dirinya ingin menunjukkan bahwa siapa pun bisa memasak hidangan premium di rumah dengan cara yang sederhana.

Program Aussie Beef Fair yang berlangsung di seluruh jaringan Pepito di Bali diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal dan menikmati kualitas daging sapi Australia secara langsung.

Untuk diketahui, Meat & Livestock Australia (MLA) bekerja sama dengan Pemerintah Australia dan industri daging merah untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan sektor peternakan. MLA menyediakan layanan riset, pengembangan, dan pemasaran guna meningkatkan profitabilitas produsen serta daya saing global. Selain itu, MLA aktif memasarkan daging merah Australia di lebih dari 100 pasar internasional, termasuk Indonesia.

Baca Juga :  Gubernur Koster Saksikan Secara Langsung Peresmian Bendungan Sidan oleh Presiden RI

Melalui inisiatif Aussie Beef & Lamb (ABL), MLA mempromosikan daging merah Australia berkualitas tinggi, seperti daging sapi, domba, kambing, dan sapi muda, kepada segmen bisnis (B2B) dan konsumen (B2C) di pasar global. ABL berkomitmen memastikan ketersediaan produk berkualitas secara konsisten melalui kolaborasi dengan peternak, eksportir, ritel, serta sektor makanan dan minuman.

Selain itu, ABL menekankan keunggulan produk melalui standar keamanan pangan, sertifikasi halal, serta kualitas tinggi dalam setiap tahap, mulai dari pemeliharaan hingga distribusi, guna memperkuat posisi daging merah Australia di pasar internasional.(dnd/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News