BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Memasuki hari ketiga, Selasa (28/4/2026), tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap seorang kakek pendaki Gunung Batukaru, I Made Dibia (84), yang masih dinyatakan hilang. Namun, si kakek tersebut masih belum ditemukan.
Pencarian terhadap Kakek Dibia yang dinyatakan hilang sejak Minggu (26/4), selanjutnya difokuskan ke lokasi yang melalui jalur Wongaya Gede, Kecamatan Penebel. Namun, upaya tersebut juga belum membuahkan hasil.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kakek Dibia memulai pendakian berenam, yang hendak melaksanakan sembahyang di Pura Jatiluwih melalui Banjar Sarinbuana, Desa Wanagiri, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Sabtu (25/4/2026). Namun, kakek yang seorang petani beralamat di Banjar Dinas Sigaran, Desa Jegu, Kecamatan Penebel, Tabanan, dikabarkan terpisah dari rombongan. Lima orang lainnya mengurungkan niat untuk mendaki, namun si kakek nekat melanjutkan pendakian.
Disebutkan bahwa upaya pencarian dilaksanakan sejak Minggu (26/4/2026), dengan melibatkan 32 orang. Antara lain dari SAR Brimob 10 personel, Basarnas 6 personel, BPBD Tabanan 5 personel, Polsek Selemadeg 6 personel, dan lima personel relawan rescue.
Tim gabungan inilah yang kemudian melakukan pencarian hingga memasuki hutan lindung di Gunung Batukaru itu. Begitu juga ketika memasuki hari ketiga, mereka kembali melakukan penyisiran, namun sampai hari telah petang dan menjelang malam sekitar pukul 18.00 Wita, tim belum menemukan keberadaan si kakek.
“Pencarian berikutnya dilanjutkan lagi besok,” ujar Kapolsek Selemadeg, Kompol I Made Subadi. (ita/bpn)













