
BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pengurus Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Denpasar melakukan audiensi dengan Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, guna membahas pengembangan olahraga basket di Kota Denpasar.
Pertemuan ini turut dihadiri Ketua Umum KONI Denpasar, Putu Yudi Atmika; Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Denpasar, Wayan Eka Apriana; serta Ketua Umum Perbasi Denpasar, I Made Susila Darma bersama jajaran pengurus.
Dalam audiensi tersebut, Perbasi Denpasar menyampaikan sejumlah agenda strategis, di antaranya pengenalan kepengurusan baru masa bakti 2025–2029, rencana pelaksanaan turnamen Perbasi Denpasar Cup 5on5, hingga dorongan agar Denpasar kembali memiliki klub basket profesional yang berlaga di Indonesia Basketball League.
Selain itu, Perbasi juga mengusulkan pembangunan gedung olahraga (GOR) basket bertaraf nasional hingga internasional untuk menjawab tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga bola basket di Kota Denpasar.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Denpasar memberikan respons positif. Ia menilai kehadiran kepengurusan baru Perbasi Denpasar sebagai bentuk penyegaran organisasi yang diisi oleh generasi muda dengan semangat tinggi dalam memajukan olahraga basket.
“Ini menjadi energi baru. Saya sering bertemu dengan komunitas basket Denpasar yang didominasi anak-anak muda dengan semangat luar biasa. Harapannya Perbasi terus berkolaborasi dengan Pemkot, KONI, dan Disdikpora,” ujar Arya Wibawa pada Rabu, 15 April 2026.
Ia juga menyoroti perkembangan basket di Denpasar yang kini menjadi olahraga keluarga. Menurutnya, keterlibatan orang tua hingga kakek-nenek dalam mendukung anak-anak bertanding menunjukkan tingginya animo masyarakat terhadap olahraga ini.
Terkait penyelenggaraan Perbasi Denpasar Cup 5on5, pihaknya menyatakan siap memberikan dukungan penuh, termasuk bantuan tenaga medis, peralatan kesehatan, serta ambulans selama 12 hari pelaksanaan turnamen guna memastikan kegiatan berjalan lancar.
Lebih lanjut, Arya Wibawa mendukung rencana pembentukan klub basket profesional asal Denpasar. Namun, ia meminta Perbasi menyusun roadmap yang jelas, mencakup perencanaan anggaran, strategi pendanaan, serta pembinaan atlet lokal.
“Yang terpenting, pemainnya diharapkan berasal dari atlet Denpasar dan Bali, sehingga mampu menjadi kebanggaan daerah,” tegasnya.
Sementara itu, terkait pembangunan GOR basket bertaraf nasional hingga internasional, Arya Wibawa mengakui hal tersebut menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Ia mengungkapkan bahwa langkah awal telah dilakukan dengan penyusunan Detail Engineering Design (DED) untuk pembangunan sport center di kawasan Lapangan Kompyang Sujana.
Menurutnya, sport center tersebut dirancang sebagai fasilitas tipe B yang memenuhi standar nasional bahkan internasional, sekaligus mendukung program sport tourism di Kota Denpasar. Pembangunan direncanakan dimulai secara bertahap pada 2027 dan ditargetkan dapat dimanfaatkan pada 2028 atau 2029.
Audiensi ditutup dengan kesepakatan untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara Perbasi Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar, KONI, serta Disdikpora, guna merealisasikan pembangunan sport center dan pembentukan klub basket profesional di masa mendatang. (bpn)












