Dukung Kelancaran Pawai Ogoh-ogoh, DLH Karangasem Pangkas Pohon Perindang
Dukung Kelancaran Pawai Ogoh-ogoh, DLH Karangasem Pangkas Pohon Perindang. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Menjelang rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karangasem melakukan pemangkasan pohon perindang di sejumlah ruas jalan di Kota Amlapura.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran pengarakan Ogoh-ogoh, sekaligus menjaga keselamatan masyarakat yang memadati jalan saat malam pengerupukan serta memperlancar arus mudik menjelang hari raya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Karangasem, I Nyoman Tari, mengatakan pemangkasan difokuskan pada pohon yang memiliki ranting dan daun terlalu lebat serta pohon yang sudah rapuh karena faktor usia.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi membahayakan masyarakat, terutama saat musim hujan yang sering disertai angin kencang.

“Selain untuk keselamatan pengguna jalan saat arus mudik, pemangkasan ini juga dilakukan agar jalur yang dilalui pengarakan ogoh-ogoh lebih lapang sehingga tidak menghambat jalannya pawai,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).

Beberapa ruas jalan yang menjadi prioritas di antaranya jalur utama Amlapura–Denpasar serta sejumlah ruas jalan di kawasan perkotaan Amlapura yang setiap tahun ramai dilalui pawai ogoh-ogoh oleh sekaa teruna dan masyarakat.

Selain memangkas ranting, DLH Karangasem juga melakukan penebangan terhadap beberapa pohon perindang yang sudah tua dan berukuran besar. Pohon-pohon tersebut dinilai berpotensi merusak jalan maupun trotoar, bahkan akarnya ada yang menyumbat saluran drainase.

“Khusus di wilayah perkotaan dan kawasan pariwisata, pohon yang sudah merusak jalan atau mengganggu aktivitas masyarakat akan ditebang secara bertahap,” jelasnya.

Tari mengakui proses pemangkasan dilakukan secara bertahap karena keterbatasan armada yang dimiliki. Saat ini DLH Karangasem hanya memiliki dua armada pemangkasan pohon, namun yang dapat beroperasi secara optimal hanya satu unit karena armada lainnya sudah berusia tua.

Meski demikian, pihaknya tetap berupaya memaksimalkan penanganan di sejumlah titik prioritas agar masyarakat dapat melaksanakan tradisi pengarakan ogoh-ogoh dengan aman, lancar, dan nyaman menjelang Hari Raya Nyepi.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News