
BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – DTIK Fest 2026 yang menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun Kota Denpasar ke-238 resmi ditutup meriah di Lapangan Lumintang, Denpasar pada 1 Maret 2026.
Festival teknologi yang berlangsung sejak 27 Februari tersebut mengusung tema “Harmonizing Technology for a Greener Tomorrow”.
Selama tiga hari penyelenggaraan, festival ini menampilkan berbagai inovasi teknologi, kreativitas generasi muda, serta kolaborasi lintas sektor untuk mendorong masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Penutupan acara berlangsung semarak dengan kehadiran pengunjung dari berbagai kalangan.
Panggung utama diisi beragam hiburan, mulai dari penampilan pemenang lomba menyanyi anak hingga penampilan spesial dari Bali Harmony Junior. Salah satu momen yang paling dinanti adalah pengumuman pemenang berbagai kompetisi yang digelar sepanjang festival.
Salah satu sorotan dalam festival tahun ini datang dari Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI). Kampus swasta yang dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi teknologi di Bali dan Nusa Tenggara tersebut berhasil meraih sejumlah penghargaan di ajang DTIK Fest 2026.
Dari total 35 stand pameran teknologi yang diikuti akademisi, startup, serta perangkat daerah, INSTIKI berhasil meraih Juara 3 Stand Booth Terbaik. Inovasi yang dipamerkan bahkan mendapat apresiasi langsung dari I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Beberapa inovasi yang ditampilkan mahasiswa INSTIKI antara lain game edukasi Aksara Bali berbentuk teka-teki silang, virtual tour pura berbasis teknologi VR bertajuk “Nusa Heritage”, aplikasi penerjemah Aksara Bali ke huruf Latin dan sebaliknya, serta platform digital “Matemu” yang dirancang sebagai aplikasi temu jodoh berbasis teknologi.
Selain pada kategori pameran teknologi, mahasiswa INSTIKI juga menorehkan prestasi dalam sejumlah kompetisi yang digelar dalam rangkaian festival. Mereka berhasil meraih Juara 1 Tekken 8 kategori mahasiswa, Juara 3 PUBG Mobile kategori mahasiswa, serta Juara 1 Dance & Supporter kategori mahasiswa.
Salah satu peserta dari UKM Esport INSTIKI mengaku bangga dapat berpartisipasi dalam kompetisi tersebut. Ia menyebut suasana lomba sangat menantang namun penuh dukungan dari tim dan pihak kampus.
“Jujur sangat menyenangkan. Banyak tantangan dan sempat merasa gugup, tetapi semua saling mendukung. Dukungan dari INSTIKI sangat besar sehingga kami bisa meraih juara umum di DTIK Fest 2026,” ujarnya.
Prestasi ini semakin menegaskan eksistensi INSTIKI sebagai kampus swasta di Bali yang aktif dan kompetitif, tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga non-akademik.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras mahasiswa serta kolaborasi yang kuat antara dosen dan civitas akademika.
Penutupan DTIK Fest 2026 tidak hanya menandai berakhirnya rangkaian kegiatan festival teknologi tersebut, tetapi juga menjadi momentum untuk terus mendorong pengembangan inovasi digital yang selaras dengan keberlanjutan lingkungan.
Capaian yang diraih INSTIKI di ajang ini sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda Bali memiliki potensi besar untuk bersaing, berinovasi, serta memberikan kontribusi positif bagi perkembangan teknologi dan masyarakat.(*/bpn)












