Bandara I Gusti Ngurah Rai Tambah Penerbangan Baru, Akses ke Lombok dan Bima Makin Mudah
Bandara I Gusti Ngurah Rai Tambah Penerbangan Baru, Akses ke Lombok dan Bima Makin Mudah. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, MANGUPURA — Konektivitas udara Bali menuju wilayah Indonesia Tengah semakin terbuka dengan hadirnya dua rute penerbangan baru maskapai TransNusa, yakni Denpasar–Lombok–Denpasar dan Denpasar–Bima–Denpasar. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mulai melayani kedua rute tersebut sejak Senin (15/12/2025).

Rute Denpasar–Lombok dioperasikan sebanyak empat kali sehari pulang-pergi (PP). Penambahan frekuensi ini memberikan pilihan jadwal yang lebih fleksibel bagi masyarakat yang bepergian dari dan menuju Lombok melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Sebelumnya, akses penerbangan ke pulau di sebelah timur Bali tersebut hanya dilayani oleh maskapai Wings Air. Dengan tambahan empat frekuensi dari TransNusa, total penerbangan Bali–Lombok kini mencapai 14 penerbangan PP per hari.

Baca Juga :  Bandara I Gusti Ngurah Rai Sambut Kedatangan 50 Bhikkhu Peserta Indonesia Walk for Peace 2026

Selain Lombok, Bandara I Gusti Ngurah Rai juga melayani penerbangan baru tujuan Bima sebanyak dua kali sehari PP. Penerbangan yang dioperasikan TransNusa ini menjadi satu-satunya layanan penerbangan langsung dari dan menuju Bima saat ini.

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, mengatakan bahwa penguatan konektivitas udara merupakan bagian penting dari pengembangan ekosistem pariwisata.

“Kami terus mendorong agar Bandara I Gusti Ngurah Rai memiliki konektivitas yang luas dan merata. Dampaknya tidak hanya memberikan kemudahan perjalanan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi katalis pemerataan pariwisata di Indonesia,” ujar Syaugi.

Menurutnya, penambahan penerbangan ke berbagai kota di Indonesia mendukung konsep perjalanan terintegrasi antardaerah.
“Konektivitas langsung ini diharapkan mampu mendorong pemerataan arus wisatawan dan memperkuat pertumbuhan destinasi wisata lanjutan dari Bali,” tambahnya.

Baca Juga :  Bandara I Gusti Ngurah Rai Sambut Kedatangan 50 Bhikkhu Peserta Indonesia Walk for Peace 2026

Syaugi menegaskan, kehadiran penerbangan reguler ke Lombok dan Bima juga menunjukkan kesiapan infrastruktur Bandara I Gusti Ngurah Rai dalam mendukung pengembangan rute domestik, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di kedua wilayah tersebut.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama TransNusa, Bayu Sutanto, menilai pembukaan rute-rute baru ini memiliki peran strategis dalam memperkuat konektivitas nasional.

“Melalui pembukaan rute baru ini, TransNusa ingin menghadirkan akses yang lebih mudah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah,” ujar Bayu.

Baca Juga :  Bandara I Gusti Ngurah Rai Sambut Kedatangan 50 Bhikkhu Peserta Indonesia Walk for Peace 2026

Dari sisi kinerja operasional, Bandara I Gusti Ngurah Rai menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Hingga November, bandara ini telah melayani 22.118.214 penumpang dengan 130.563 pergerakan penerbangan.

“Penambahan rute penerbangan menjelang musim puncak libur Natal dan Tahun Baru menjadi strategi tepat untuk menjaga momentum pertumbuhan trafik, sekaligus memberikan layanan prima melalui ragam pilihan destinasi,” tutup Syaugi.(r/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News