
BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Langkah remaja asal Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Bangli melarikan seorang siswi SMP asal Buleleng terbilang berani. Namun sial perbuatan remaja berinisial GVOP (20) tersebut harus dipertanggungjawabkan kepada pihak kepolisian setelah orang tua korban melapor.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun awalnya ibu korban berinisial IGKP pulang bekerja pada Selasa (2/12/2025) sekitar pukul 18.00 WITA. Sesampainya di rumah yang berada di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Buleleng pelapor diberitahu suaminya GPP, jika anaknya tercintanya telah nekat berlari membawa tas, jaket, dan helm meninggalkan rumah.
Bahkan sang anak yang masih duduk di bangku SMP itu sempat berkata ke suami pelapor jika korban hanya saat itu saja akan tinggal di rumah. Curiga dengan perkataan tersebut suami korban lantas menanyakan kenapa korban berkata seperti itu serta meminta agar memberitahu pelapor terlebih dahulu.
Namun pertanyaannya tersebut tidak dihiraukan dan korban langsung berlari meninggalkan rumah. Meski sempat berusaha dikejar oleh suami pelapor, korban justru telah pergi dan tidak diketahui kemana. Akan tetapi seorang pedagang disekitar berinisial GKS memberi informasi kepada ayah korban jika ada yang melihat korban dijemput seorang laki-laki menggunakan sepeda motor.
“Benar memang ada laporan informasi ke Polsek Seririt tertanggal Rabu (3/12/2025) tentang hilangnya korban,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz saat dikonfirmasi Minggu (7/12/2025).
Selang beberapa hari polisi melakukan penyelidikan, akhirnya pada Jumat (5/12/2025) didapatkan informasi jika korban berada di wilayah Kabupaten Bangli. Setelah didalami polisi langsung bergerak cepat melakukan pencarian dan sekitar pukul 00.35 WITA korban berhasil ditemukan di rumah seorang laki-laki berinisial GVOP. Keduanya langsung dibawa ke Polsek Seririt untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
“Korban sudah ditemukan di wilayah Kecamatan Susut, Bangli bersama seorang laki-laki. Diduga dibawa kabur namun saat ini masih didalami. (Dugaan sempat disetubuhi, red) kami masih belum mendapat informasi detail terkait itu,” tandasnya.(dar/bpn)












