
BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Ketika masyarakat Bali merayakan Hari Raya Galungan dengan penuh sukacita bersama keluarga, ada sosok-sosok yang tetap bekerja dalam senyap untuk memastikan Pulau Dewata tetap terang. Salah satunya adalah I Putu Arya Pratama, petugas Dispatcher di PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Bali, yang menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan selama hari suci umat Hindu.
Arya bekerja sebagai operator pengatur sistem kelistrikan di ruang kendali UP2D Bali, ruangan yang penuh monitor berisi peta jaringan, indikator pembebanan, dan status sistem.
“Tugas kami menjaga agar sistem kelistrikan tetap seimbang, memastikan aliran tenaga listrik berjalan lancar dari pembangkit hingga pelanggan. Kalau ada gangguan, kami harus cepat mengambil keputusan,” ujarnya sambil tersenyum.
Untuknya, menjaga stabilitas listrik bukan sekadar pekerjaan, tetapi bentuk pelayanan kepada masyarakat Bali yang sedang merayakan hari kemenangan dharma melawan adharma.
Putra asli Tabanan ini telah beberapa tahun merantau ke Denpasar demi menjalankan tugasnya. Setiap menjelang Galungan, kerinduan pulang tentu terasa. Namun, ia memilih tetap siaga.
“Tentu saya ingin pulang sembahyang di kampung, bertemu keluarga. Tapi sistem kelistrikan Bali tidak boleh lengah, apalagi di hari besar seperti Galungan dan Kuningan. Jadi tahun ini, saya tetap siaga di ruang kendali,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa kebahagiaan terbesar datang ketika masyarakat bisa sembahyang dengan nyaman.
“Kalau listrik tetap nyala, umat bisa sembahyang dengan khidmat. Itu sudah cukup membahagiakan,” tambahnya.
Peran Dispatcher bukanlah tugas biasa. Mereka adalah ‘otak’ pengendali aliran listrik di seluruh Bali. Setiap detik, mereka memonitor kondisi jaringan dan mengambil keputusan cepat untuk memastikan sistem tetap stabil.
Manager PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra, menjelaskan, Dispatcher adalah petugas yang mengatur ritme kelistrikan. Mereka memastikan setiap pelanggan, dari kota hingga pelosok desa, tetap mendapatkan pasokan listrik tanpa gangguan.
Ia menambahkan bahwa menjelang dan selama Galungan, beban listrik meningkat sehingga kewaspadaan petugas juga harus maksimal.
“Kami berkomitmen penuh menjaga nyala terang listrik demi kenyamanan pelanggan selama perayaan hari raya. Dedikasi para petugas, seperti Arya dan tim Dispatcher lainnya, menjadi bukti nyata semangat PLN dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Bali,” tegasnya.
Saat masyarakat menata penjor, menyiapkan banten, dan berkumpul bersama keluarga, Arya tetap berada di ruang kendali. Ia memastikan setiap indikator sistem berada dalam kondisi aman.
“Kalau semua pelanggan bisa menikmati listrik tanpa padam, itulah Galungan saya,” ungkapnya sambil tersenyum.
Dari ruang kendali PLN UP2D Bali, para Dispatcher seperti Arya bekerja dalam diam, memastikan kemenangan dharma terpancar dari nyala lampu di rumah-rumah umat Hindu. Tanpa mereka, terang Galungan tidak akan sama.(r/bpn)












