BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mendampingi kunjungan Istri Wakil Presiden RI, Ibu Selvi Ananda Gibran Rakabuming Raka bersama Solidaritas Perempuan Untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih di wilayah Kota Denpasar, Jumat (7/11/2025).
Dua lokasi menjadi sasaran kunjungan, yakni SDN 5 Pedungan untuk literasi digital dan penggunaan internet sehat bagi anak, serta Pusat Daur Ulang (PDU) Kota Denpasar yang menjadi pusat pengolahan sampah organik dan anorganik. Hadir pula Ny. Putri Koster dan Ny. Sagung Antari Jaya Negara mendampingi rangkaian kegiatan.
Di SDN 5 Pedungan, suasana hangat terasa saat para siswa menyambut rombongan dengan tarian dan yel-yel bertema ‘Anak Cerdas, Ruang Digital Berkelas’.
Melalui metode edukasi yang menarik, seperti permainan tematik, video singkat, dan sesi tanya jawab, anak-anak diajak memahami cara menggunakan internet dengan aman, mengenali hoaks, serta menjaga privasi di ruang digital.
Wawali Arya Wibawa mengapresiasi kehadiran Ibu Selvi dan menilai edukasi digital sangat penting di era teknologi yang serba cepat.
“Sosialisasi internet sehat menjadi langkah nyata untuk membekali generasi muda agar bijak, cerdas, dan beretika dalam menggunakan teknologi. Edukasi seperti ini perlu terus diperluas,” ujar Wawali.
Di PDU Kota Denpasar, Ibu Selvi Ananda langsung meninjau alur pengolahan sampah, mulai dari pemilahan, komposting, maggot farming, wood pellet, hingga pencetakan paving block berbahan dasar sampah.
Ia juga melihat berbagai produk kerajinan hasil olahan sampah serta berdiskusi dengan komunitas peduli lingkungan yang mengelola pengurangan sampah berbasis sumber.
Wawali Arya Wibawa menyatakan bahwa kunjungan ini memberi motivasi bagi Denpasar untuk terus berinovasi.
“Kami berterima kasih atas kunjungan Ibu Selvi. Inovasi yang ada di PDU terus kami optimalkan agar permasalahan sampah dapat ditangani secara maksimal,” jelasnya.
Sementara itu, Ibu Selvi Ananda Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya literasi digital sekaligus kesadaran pengelolaan sampah untuk masa depan Bali.
“Internet membawa banyak manfaat, tetapi juga risiko. Karena itu anak-anak harus belajar berkata tidak pada konten negatif dan selalu berkomunikasi dengan orang tua atau guru. Kami mendukung inovasi pengolahan sampah di Denpasar. Semoga upaya ini mampu mendorong Bali bersih sampah demi pariwisata berkelanjutan,” pesannya.
Kunjungan kerja ini diharapkan memperkuat literasi digital generasi muda, sekaligus memotivasi percepatan pengelolaan sampah berbasis sumber di Kota Denpasar.(r/bpn)













