Bupati Gus Par Siap Usulkan Dua Kampung Nelayan Merah Putih di Karangasem Tahun 2026
Bupati Gus Par Siap Usulkan Dua Kampung Nelayan Merah Putih di Karangasem Tahun 2026. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Kabupaten Karangasem memiliki potensi besar dalam sektor perikanan tangkap. Dari sekitar 17 ribu nelayan di Pulau Bali, tercatat 30 persen di antaranya berasal dari Karangasem. Dengan garis pantai yang panjang, daerah berjuluk Gumi Lahar ini mampu menghasilkan sekitar 29 ribu ton ikan per tahun.

Melihat potensi tersebut, Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata (Gus Par) berencana mengusulkan dua Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) baru ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI pada tahun 2026. Usulan ini merupakan tindak lanjut setelah satu proyek KNMP di Desa Seraya Timur yang menjadi pilot project pertama di Bali, kini telah memasuki tahap pembangunan.

“Kampung nelayan ini baru satu-satunya di Bali. Kami berencana tahun depan mengusulkan dua KNMP lagi, masing-masing di wilayah Manggis dan Kubu. Mudah-mudahan selain kampung nelayan, ke depan kami juga bisa mengusulkan pembangunan dermaga untuk memudahkan aktivitas nelayan dan jalur transaksi ikan, sekaligus bisa dimanfaatkan untuk sektor pariwisata,” ujar Bupati Gus Par, Senin (7/10/2025).

Rencana tersebut mendapat sambutan positif dari Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP RI, Irjen Pol. Drs. Latharia Latif, saat meninjau progres pembangunan KNMP di Banjar Dinas Batu Kori, Desa Seraya Timur, Karangasem.

Menurutnya, KKP membuka peluang selebar-lebarnya bagi daerah yang siap mengembangkan program KNMP, tanpa membatasi jumlah pengajuan. Namun, terdapat kriteria yang harus dipenuhi, salah satunya bahwa minimal 80 persen penduduk di wilayah tersebut berprofesi sebagai nelayan.

“Tadi saya sudah mendapat informasi, jumlah nelayan di Karangasem hampir mencapai 5.000 orang. Kami berharap melalui program KNMP ini, kualitas hasil tangkapan dapat meningkat, harga ikan tetap stabil pada musim panen, dan pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan,” ungkap Latharia Latif.

Ia menambahkan, pembangunan KNMP di Seraya Timur masih berjalan sesuai progres. Pihak penyedia melaporkan bahwa pengerjaan di lapangan berjalan lancar, dan ia meminta agar pemerintah daerah ikut aktif mengawal pelaksanaan agar hasilnya sesuai rencana.

“Kami berharap pemerintah kabupaten ikut mengawasi agar program ini berjalan baik dan tumbuh sesuai harapan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bali, Putu Sumardiana, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung dan memfasilitasi usulan tambahan dua KNMP dari Pemkab Karangasem tersebut.

“Kami sambut baik dan tentu kami sangat mendukung. Nanti kita lihat dulu usulannya, pastikan seluruh persyaratannya lengkap, seperti kesiapan lahan dan administrasi lainnya, sebelum diajukan ke Kementerian,” jelas Sumardiana.

Dengan rencana tersebut, Karangasem diharapkan dapat memperkuat posisi sebagai sentra perikanan tangkap terbesar di Bali, sekaligus menjadi contoh pengembangan kampung nelayan modern yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan.(adv/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News