Transformasi Menuju Universitas, ITB STIKOM Bali Buka GMTI ke-24 dengan Pementasan Teatrikal
Transformasi Menuju Universitas, ITB STIKOM Bali Buka GMTI ke-24 dengan Pementasan Teatrikal. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Suasana penuh semangat menyelimuti kampus ITB STIKOM Bali, Selasa (16/9/2025), saat Gema Mahasiswa Teknologi Informasi (GMTI) ke-24 resmi dibuka. Acara ini diawali dengan pementasan teatrikal dan tari dari organisasi kemahasiswaan (Ormawa) yang berhasil mencuri perhatian hadirin.

GMTI menjadi momentum penting karena sekaligus menandai dimulainya rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang akan berlangsung selama lima hari.

Pentas teatrikal menampilkan kisah seorang mahasiswa bernama Neo yang menghadapi berbagai tantangan di bangku kuliah. Meski sempat terjerumus dalam pergaulan hingga mengabaikan kuliah, akhirnya Neo bangkit, berjuang, dan meraih gelar sarjana.

Baca Juga :  Kue Rumahan Naik Kelas, Prami’s Kitchen Denpasar Go Digital Berkat Inovasi Dosen ITB STIKOM Bali

Dewan Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti, Prof. I Made Bandem, mengapresiasi pementasan tersebut.

“Cerita ini memiliki filosofi rare angon, seorang penggembala sapi dengan daya imajinasi tinggi, juga perhitungan aerodinamis untuk membuat layangan bisa terbang. Itu semua menggambarkan kreativitas dan daya juang mahasiswa,” jelas Bandem.

Rektor ITB STIKOM Bali, Dr. Dadang Hermawan, menegaskan bahwa GMTI bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan awal dari kehidupan baru mahasiswa.

“Di sini mereka diperkenalkan pada dunia akademik, penelitian, hingga pengabdian masyarakat. Tahun ini ada 1.500 pendaftar, dan yang resmi registrasi sebanyak 1.117 orang,” ujar Dadang.

Direktur Kemahasiswaan ITB STIKOM Bali sekaligus Ketua Panitia GMTI, IGKG Puritan Wijaya, ADH., S.Kom., M.MSI., menambahkan bahwa dalam dua tahun terakhir GMTI dikemas lebih fun sesuai karakter generasi muda.

“Mahasiswa diajak berkreasi dan menyalurkan energi positif. Selama lima hari ke depan akan ada workshop, tim building, serta seminar untuk membangun soft skill mereka,” kata Puritan.

Tahun ini GMTI semakin istimewa karena bertepatan dengan proses transformasi ITB STIKOM Bali menjadi Universitas STIKOM Bali (USB).

Kepala LLDikti Wilayah VIII, I Gusti Lanang Bagus Eratodi, mengungkapkan bahwa sebagian besar persyaratan perubahan status sudah terpenuhi.

Baca Juga :  Dosen ITB STIKOM Bali Dorong UMKM Mami Rasa Naik Kelas Lewat Digitalisasi dan Bantuan Alat Produksi

“Minimal lima program studi sudah ada, lahan kampus lebih dari satu hektar juga sudah tersedia. Sekarang tinggal pemenuhan dokumen administrasi. Kalau semua lancar, tahun ini USB bisa segera terwujud,” jelas Lanang dengan optimis.

Dengan semangat baru mahasiswa melalui GMTI serta persiapan menuju status universitas, ITB STIKOM Bali terus menunjukkan kiprahnya sebagai kampus teknologi informasi yang dinamis dan adaptif mengikuti perkembangan zaman.(r/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News