Studio Jepang
Honda Resmikan Honda Software Studio Osaka untuk Pengembangan Software-Defined Vehicles. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, JEPANG – Honda Motor Co., Ltd. (Honda) resmi membuka Honda Software Studio Osaka, pusat pengembangan perangkat lunak terbaru yang berlokasi di Grand Green Osaka, kawasan komersial multifungsi di Umeda, Kota Osaka, Jepang. Pembukaan ini merupakan bagian dari strategi Honda untuk meningkatkan penerapan teknologi pintar, yang menjadi elemen kunci dalam memperkuat daya saing produk, khususnya kendaraan elektrifikasi.

Honda Software Studio Osaka akan menghimpun berbagai tim pengembangan yang bertanggung jawab atas teknologi penting dalam mewujudkan kendaraan yang ditentukan perangkat lunak (SDV). Bantuan teknologi tersebut mencakup sistem mengemudi otomatis dan sistem pengemudi canggih (ADAS), berbagai aplikasi pintar di dalam kabin (smart cabin apps), pengembangan System on Chip (SoC) sebagai perangkat keras untuk mendukung kinerja aplikasi secara efisien, serta sistem operasi kendaraan (vehicle OS) yang menjadi platform pengontrol SoC dan aplikasi-aplikasi tersebut.

Baca Juga :  Honda Raih Penghargaan Sebagai Merek Mobil yang Direkomendasikan Konsumen di WOW Brand 2026

Sebelumnya, Honda telah mengumumkan rencana investasi sekitar 2 triliun Yen untuk penelitian dan pengembangan perangkat lunak selama periode 10 tahun hingga tahun fiskal 2031, akhir Maret 2031. Sejalan dengan itu, Honda terus merekrut talenta perangkat lunak dengan keahlian tinggi, serta fokus pada peningkatan keterlibatan karyawan dan pengembangan kapabilitas.

Per Juni 2025, Honda Software Studio Osaka memiliki sekitar 100 tenaga kerja, dan Honda berencana untuk memperluas jumlah tersebut menjadi sekitar 500 tenaga kerja. Dengan demikian, wilayah Osaka/Kansai akan menjadi pusat pengembangan perangkat lunak Honda terbesar kedua di Jepang, setelah wilayah Tokyo/Kanto.

Baca Juga :  Honda Stylo Jadi Primadona, Astra Motor Bali Catat Penjualan Positif di Semarapura Festival 2026

Honda Software Studio Osaka mulai beroperasi pada April 2025, sebagai pengembangan dari fasilitas perangkat lunak Honda yang sudah ada di Osaka. Selain itu, Honda juga berencana membuka pusat pengembangan baru di Tokyo pada awal tahun 2026. Pengembangan perangkat lunak ini dijalankan secara terintegrasi dengan pusat pengembangan mobil Honda di Tochigi, Jepang.

Dari sekitar 100 karyawan yang ada saat ini, sekitar 85% direkrut melalui jalur karir menengah, dengan latar belakang yang beragam, mulai dari perusahaan integrator sistem, perusahaan kereta api, hingga perusahaan elektronik. Para karyawan ini membawa perspektif baru dan berkontribusi mempercepat peningkatan daya saing produk Honda, melalui kombinasi keahlian baru dari berbagai industri dan pengetahuan mendalam yang dimiliki karyawan yang memulai karya di Honda.(r/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News