BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Layanan penyeberangan fast boat dari Pelabuhan Rakyat Padangbai, Karangasem, Bali menuju Pelabuhan Pemenang, Nusa Tenggara Barat (NTB), ditutup sementara pada Rabu (9/7/2025) akibat cuaca ekstrem.
Penutupan dilakukan oleh Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai sejak pukul 10.00 WITA, menyusul laporan adanya angin kencang dan gelombang laut tinggi yang berpotensi membahayakan pelayaran.
“Ya benar, ditutup sementara. Kami belum bisa memastikan kapan akan dibuka kembali. Jika cuaca membaik sore ini, kemungkinan layanan bisa kami buka lagi. Tapi kalau belum memungkinkan, penutupan akan diperpanjang hingga besok,” jelas Kepala KSOP Padangbai, I Ketut Muliana, saat dikonfirmasi.
Penutupan mendadak ini membuat sejumlah wisatawan yang sudah memesan tiket jauh-jauh hari terpaksa menunda perjalanan. Tak hanya itu, para sopir atau driver penjemput wisatawan di area pelabuhan juga memilih untuk pulang lebih awal, lantaran tidak ada kepastian waktu pembukaan kembali layanan fast boat.
“Barusan dapat informasi kalau fast boat ditunda. Jadi saya balik duluan. Nggak tahu sampai kapan ditutup,” ungkap seorang sopir yang biasa menjemput turis asing di Padangbai.
KSOP Padangbai juga telah menyampaikan pemberitahuan resmi kepada operator kapal, penumpang, dan pengelola pelabuhan terkait penutupan ini. Menurut Muliana, langkah ini merupakan bagian dari prosedur keselamatan pelayaran yang harus dipatuhi saat kondisi cuaca tidak bersahabat.
Sementara itu, layanan kapal ferry dari Pelabuhan Padangbai menuju Pelabuhan Lembar, NTB, hingga siang tadi masih berjalan seperti biasa. Pihak pelabuhan menyebut jenis kapal ferry memiliki stabilitas lebih baik untuk menghadapi cuaca laut saat ini, berbeda dengan fast boat yang lebih rentan terhadap ombak tinggi.(st/bpn)













