KAP Bikin Malam Karangasem Lebih Hidup
KAP Bikin Malam Karangasem Lebih Hidup, UMKM Bergairah dan Kreativitas Anak Muda Tumbuh. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Malam hari di Karangasem kini tak lagi identik dengan suasana sepi dan gelap. Sejak hadirnya program Karangasem Akhir Pekan (KAP), setiap akhir pekan Jalan Raya Veteran menjelma menjadi pusat keramaian baru yang penuh warna, kreativitas, dan geliat ekonomi rakyat.

Digelar setiap Sabtu sore hingga Minggu pagi, KAP menghadirkan ratusan pelaku UMKM dari berbagai sektor seperti kuliner, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lainnya. Cahaya lampu yang menghiasi lapak, iringan musik, serta canda tawa pengunjung menciptakan suasana malam Karangasem yang jauh lebih hidup dan menyenangkan.

Baca Juga :  Sawan Festival, Ruang Pelestarian Seni Budaya dan Gerakkan UMKM Lokal

“Biasanya malam-malam di Karangasem sepi, sekarang jadi ramai dan hidup. Saya bisa jualan sampai dini hari, penghasilannya lumayan, bahkan bisa sampai jutaan dalam dua hari,” ujar salah satu pedagang dengan wajah gembira.

Tak hanya meningkatkan pendapatan pelaku usaha lokal, KAP juga menjadi ajang unjuk bakat seni dan budaya, terutama bagi generasi muda Karangasem. Beragam pentas seni dan pertunjukan lokal rutin digelar, memperkaya hiburan malam sekaligus memperkenalkan potensi budaya daerah.

Program ini diharapkan dapat terus dikembangkan menjadi agenda rutin yang lebih besar dan menjadi ikon kebanggaan Karangasem.

“Mudah-mudahan dengan kehadiran KAP ini semakin mampu menggairahkan pertumbuhan pelaku UMKM Karangasem dan membangkitkan kreativitas anak muda,” ujar Ketua Panitia KAP, I Gusti Ngurah Gede Subagiarta, atau yang akrab disapa Gus Ode.

Baca Juga :  JNE Raih Penghargaan Golden Brand of The Year dan Digital Popular Brand Award 2026

Ia menyebutkan, antusiasme pelaku UMKM untuk terlibat dalam KAP terus meningkat. Bahkan, omzet pelaku usaha lokal yang berpartisipasi mengalami lonjakan signifikan setiap akhir pekan.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Karangasem, I Gede Loka Santika, menyampaikan bahwa KAP merupakan upaya nyata Pemkab Karangasem dalam menumbuhkan dan memperkuat ekosistem UMKM.

Menurut data tahun 2025, jumlah UMKM di Karangasem mencapai 53.459 unit, tersebar di delapan kecamatan. Rinciannya terdiri dari Usaha Mikro sebanyak 52.793 unit, Usaha Kecil 625 unit, dan Usaha Menengah 41 unit. Dari jumlah itu, sebanyak 23.398 pelaku usaha sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Baca Juga :  Busungbiu Festival 2026 Resmi Digelar, Momentum Kebangkitan Seni Budaya Lokal dan Potensi Desa

“KAP adalah langkah konkret untuk mendorong pertumbuhan UMKM lokal. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga tentang membangun ruang ekspresi dan partisipasi masyarakat,” jelas Loka Santika.(adv/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News