BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Taman Budaya Tabanan berencana mencari pihak lain untuk diajak mengelola kereta mini di area Taman Bung Karno Tabanan. Kepala UPTD Taman Budaya Tabanan, Ni Ketut Sri Astuti, mengungkapkan rencan akan mengajak Desa Adat Kota Tabanan untuk kerja sama dimaksud.
“Kami sedang upayakan kerja sama dengan desa adat untuk ke depannya,” ujar Sri Astuti, Rabu (11/6/2025).
Kereta mini yang jadi salah satu wahana favorit anak-anak di Taman Bung Karno, yang saat ini masih belum dikenakan retribusi. Menurutnya, operasional kereta mini saat ini masih dalam tahap awal dan belum ditarik pungutan, karena belum ada standar retribusi yang ditetapkan.
“Masih gratis dulu, belum ada pungutan karena belum ada standarisasi retribusi,” ujarnya.
Kereta mini yang tersedia berjumlah tiga unit dan dioperasikan setiap hari dengan dua sesi utama. Pagi dipanaskan dulu, kemudian mulai jalan lagi sore hari sekitar pukul 16.00 WITA sampai sekitar pukul 20.00 WITA.
“Dulu sempat sampai pukul 21.00 WITA, tapi sekarang disesuaikan, karena tergantung keramaian, terutama anak-anak,” ujarnya.
Dia juga menambahkan bahwa meskipun jumlah pengunjung kadang sepi, wahana ini tetap jadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak yang datang ke Taman Bung Karno. (ita/bpn)













