BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Karangasem, Rabu (16/4/2025). Dalam kunjungannya yang dilakukan secara diam-diam itu, Pandu menyoroti sejumlah fasilitas rumah sakit milik Pemkab Karangasem yang tampak tidak terurus.
Salah satu temuan mencolok adalah gedung eks SMF Bedah yang kini sudah rusak dan tak difungsikan, namun justru dipenuhi tumpukan barang bekas dan limbah alat kesehatan (alkes). Pemandangan ini dinilai menimbulkan kesan kumuh di lingkungan rumah sakit.
Tak hanya itu, Pandu juga mendapati akar pohon liar menjalar ke bagian dinding gedung dekat laboratorium, serta lobi rumah sakit yang belum lama direnovasi namun belum difungsikan. Di area ini, ia mencatat tembok bagian selatan sudah ditumbuhi lumut dan beberapa sisi lainnya mengalami retak.
“Tadi saya lihat ada gedung rusak yang penuh tumpukan barang, sangat kumuh. Gedung SMF Bedah yang sudah tidak dimanfaatkan ini sebaiknya dibongkar saja agar lahannya bisa digunakan untuk pembangunan gedung baru,” tegas Pandu.
Wabup Pandu juga menekankan pentingnya penataan lingkungan RSUD Karangasem, tidak hanya dari sisi pelayanan medis tetapi juga kebersihan dan kenyamanan bagi pasien serta pengunjung. Ia menilai penanganan fasilitas rusak dan area terbengkalai harus segera dilakukan demi mewujudkan rumah sakit yang representatif.
“Rumah sakit harus ditata secara bertahap, baik dari segi kebersihan, estetika, maupun kenyamanan. Saya yakin, di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati saat ini, RSUD Karangasem akan berkembang menjadi rumah sakit yang dibanggakan masyarakat,” ujar Pandu optimis.
Blusukan ini menjadi sinyal kuat bagi jajaran manajemen RSUD Karangasem untuk lebih memperhatikan kondisi fisik fasilitas serta pengelolaan lingkungan sekitar rumah sakit, guna menunjang pelayanan kesehatan yang lebih baik dan humanis ke depan.(st/bpn)













