
BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Karangasem dalam tiga hari terakhir menyebabkan kerugian yang nyaris menembus Rp1 miliar. Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem mencatat total kerugian mencapai Rp657 juta dari Sabtu (22/3/2025) hingga Senin (24/3/2025).
Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa, mengungkapkan bahwa tingginya angka kerugian disebabkan oleh kerusakan pada fasilitas umum, tempat ibadah, serta rumah warga. Mayoritas bangunan mengalami kerusakan akibat pohon tumbang dan terjangan angin kencang.
“Kejadian yang paling banyak terjadi adalah pohon tumbang dan bangunan pura roboh. Hingga saat ini, total ada 30 kejadian yang tersebar di seluruh kecamatan di Karangasem,” ujar Arimbawa, Senin (24/3/2025).
Melihat kondisi cuaca yang masih tidak menentu, ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di luar rumah dan melakukan mitigasi mandiri di lingkungan masing-masing. Selain itu, pihaknya juga berharap peran aktif instansi terkait untuk melakukan pemangkasan pohon secara berkala, terutama di area jalan raya guna mengurangi risiko pohon tumbang.
Pihak BPBD Karangasem terus melakukan pemantauan dan penanganan darurat untuk mengurangi dampak lebih lanjut dari cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah tersebut.(st/bpn)












