BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Menjelang Bulan Suci Ramadhan, Idul Fitri 1446 H, dan Hari Raya Nyepi, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Ditreskrimsus Polda Bali melakukan inspeksi mendadak (Sidak) untuk memastikan stok bahan pokok aman dan harga tetap stabil di pasar tradisional.
Sidak ini dipimpin langsung oleh Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Bali, AKBP William Sitorus, S.I.K., didampingi AKP Sulhadi, Iptu I Nengah Mantra, S.H., M.H., dan Ipda I Wayan Sondra, S.H., M.H.
Tim turun langsung ke Pasar Mengwi dan Pasar Kumbasari, Badung, untuk memeriksa ketersediaan beras dan bahan pangan lainnya.
Dalam inspeksi tersebut, AKBP William Sitorus mengungkapkan bahwa stok beras di Bali masih mencukupi, namun pihaknya menemukan harga beras di beberapa titik masih melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait serta melakukan pengecekan berkelanjutan, mulai dari pasar hingga distributor, untuk mencari solusi atas kenaikan harga ini,” ujar AKBP William Sitorus.
Ia juga menegaskan bahwa Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan intensif di pasar-pasar hingga Hari Raya Idul Fitri dan Nyepi guna memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok.
Dengan langkah ini, masyarakat diimbau untuk tidak panik atau khawatir terkait potensi kelangkaan bahan pangan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
Satgas Pangan Polda Bali juga berkomitmen untuk menggandeng instansi terkait dalam menjaga pasokan dan stabilitas harga bahan pokok di wilayah Bali.
“Kami pastikan stok pangan tetap aman dan harga tetap terkendali, sehingga masyarakat dapat menjalani ibadah dan perayaan dengan tenang,” tutup AKBP William Sitorus.(r/bpn)













