
BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pasikian Yowana Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan adat, tradisi, dan budaya Bali. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui estafet kepemimpinan dan penyusunan rencana kerja lima tahun ke depan.
Hal ini disampaikan Manggala Harian Pasikian Yowana MDA Provinsi Bali, I Dewa Putu Ardita Yasa, S.Ag., usai Rapat Koordinasi yang berlangsung di Kantor Majelis Desa Adat Provinsi Bali, Senin (24/2/2025).
Rapat koordinasi ini merupakan langkah konsolidasi internal prajuru (pengurus) Pasikian Yowana se-Bali yang dihadiri oleh para Manggala (ketua) Yowana dari berbagai daerah.
Menurut I Dewa Putu Ardita Yasa, rapat ini menjadi langkah awal dalam persiapan Paruman Agung I Pasikian Yowana Bali yang akan digelar pada 6 April 2025 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Badung.
“Paruman Agung ini akan mempertemukan seluruh Yowana Bali untuk merancang serta menetapkan rencana strategis dan program kerja lima tahun ke depan, termasuk memilih estafet kepemimpinan berikutnya,” ujarnya.
Sementara itu, Manggala Utama Pasikian Yowana MDA Provinsi Bali, I Dewa Agung Lesmana, menyatakan dukungannya terhadap ide-ide kreatif dan inovatif yang akan dihasilkan dalam Paruman Agung nanti.
“Paruman Agung menjadi bukti nyata konsistensi Yowana dalam menjaga seni, tradisi, dan budaya Bali. Harapannya, kegiatan ini dapat memunculkan gagasan inovatif yang memperkuat peran generasi muda dalam mengawal warisan leluhur,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi langkah visioner Pasikian Yowana Bali dalam menjaga kesinambungan budaya. “Saya bangga dan mendukung penuh terselenggaranya Paruman Agung ini. Semoga dapat semakin menumbuhkan semangat generasi muda Bali dalam melestarikan adat dan budaya,” pungkasnya.(r/bpn)












