BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Kisah inspiratif datang dari kaki Gunung Agung, Karangasem, Bali. I Wayan Dana, seorang penjual sate legendaris, berhasil menyekolahkan enam anaknya hingga bergelar sarjana berkat ketekunan dalam menjalani profesinya.
Pria berusia 75 tahun yang tinggal di Banjar Bangbang Biaung, Desa Duda, Kecamatan Selat ini tetap semangat menjalankan usahanya meski sudah memasuki usia lanjut. Ia dikenal sebagai penjual ‘sate ampet’ yang telah berdagang selama setengah abad, menjadikannya salah satu kuliner ikonik di daerah tersebut.
“Dulu saya jualan sate sambil berkeliling dari kampung ke kampung. Sekarang, karena sudah tua, saya berjualan di tempat ini, dekat Kantor Camat,” ujar Wayan Dana dengan senyum hangat, Senin (13/1/2025).
Setiap harinya, ratusan tusuk sate ludes terjual. Rahasianya terletak pada rasa khas sate yang memadukan cita rasa manis dan pedas dengan konsistensi yang tetap terjaga sejak dulu.
Wayan Adi, salah satu pelanggan setia, mengungkapkan bahwa ia sudah mengenal Wayan Dana sejak tahun 2003, saat masih bersekolah di SMA.
“Dulu saya sering beli sate waktu beliau masih keliling. Rasanya tetap sama sampai sekarang,” kata Adi.
Menariknya, dari hasil berjualan sate selama puluhan tahun, Wayan Dana berhasil menyekolahkan keenam anaknya hingga lulus perguruan tinggi. Bahkan, salah satu putrinya telah meraih gelar magister (S2) dan seluruh anaknya kini bekerja sebagai guru.
“Saya punya enam anak. Astungkara, semua sudah sarjana dan memiliki pekerjaan sebagai guru. Jualan sate ini sudah menjadi kebiasaan yang saya nikmati,” ungkapnya.
Kisah Wayan Dana menjadi bukti bahwa ketekunan dan kerja keras dapat membawa kesuksesan, tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga bagi keluarga.(st/bpn)













