BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Desa Wisata Les di Kecamatan Tejakula, Singaraja, resmi menjadi bagian dari program Kampung Berseri Astra (KBA) yang dilaksanakan oleh Grup Astra Bali. Acara simbolis kick-off program ini digelar pada Sabtu (4/1/2025), di Dapur Bali Mula.
Dalam acara tersebut, I.B. Astawa selaku Koordinator Wilayah Grup Astra Bali, secara simbolis menyerahkan tumpeng kepada Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Nyoman Nadiana (Don Rare) sekaligus Local Champion KBA Desa Wisata Les. Penyerahan ini melambangkan semangat kebersamaan, keberdayaan, dan keberlanjutan.
I.B. Astawa menjelaskan bahwa program Kampung Berseri Astra mengintegrasikan empat pilar utama: Pendidikan, Kewirausahaan, Lingkungan, dan Kesehatan.
“Simbolis ini menjadi doa syukur atas restu semesta untuk kolaborasi dan kontribusi ke depan. Kami berharap Desa Wisata Les, sebagai KBA ketiga di Bali, dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui wilayah yang bersih, sehat, cerdas, dan produktif,” ujar I.B. Astawa.
Rangkaian kegiatan program ini dimulai pada 3 Januari 2025 di lokasi bukit Yeh Mampeh. Gede Andika Wirateja, penerima SATU Indonesia Award (SIA) 2021 dalam bidang pendidikan, memberikan edukasi bahasa Inggris dasar untuk anak-anak, mendukung pengembangan pariwisata Desa Les.
Sementara itu, drg. Ayu Sri Widyasanthi, penerima SATU Indonesia Awards di bidang kesehatan, mengedukasi anak-anak tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi, termasuk cara menyikat gigi yang benar.
Kegiatan berlanjut di pos tiket Air Terjun Yeh Mampeh dengan tema ‘Astra Cerdas’. Andika membimbing pemandu wisata Desa Les, memberikan pengetahuan dasar dan pedoman kerja untuk mewujudkan Desa Wisata Les sebagai Sustainable Tourism Village.
Di sisi lain, dengan tema ‘Astra Sehat’, ibu-ibu dan balita dari sembilan banjar di Desa Les hadir di Posyandu Dusun Kawanan. drg. Ayu Sri Widyasanthi dan Reza Riyadi memberikan edukasi tentang pencegahan stunting, diare, ISPA, hingga cara mencuci tangan yang benar.
Pada pilar ‘Astra Hijau’, Gede Mantrayasa, Local Champion KBA Tegeh Sari Denpasar, berbagi pengalaman terkait pengelolaan bank sampah melalui TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle). Beberapa materi penting yang disampaikan meliputi:
- Pengelolaan sampah sebagai entitas sosial untuk menjaga kebersihan lingkungan.
- Pemanfaatan TPS3R sebagai pusat edukasi pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.
- Kolaborasi dengan komunitas dan pelatihan masyarakat untuk mendukung kebun permakultur.
Ketua Pokdarwis Desa Wisata Les, Nyoman Nadiana, menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan dukungan Astra.
“Semoga program ini dapat mempercepat kemandirian masyarakat, meningkatkan kualitas SDM, serta menjadi pondasi perubahan menuju masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan menikmati kuliner khas Desa Les, yang juga dikenal sebagai desa Bali kuno dengan tradisi leluhur yang terus dilestarikan.(bpn)













