
BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Seorang remaja berusia 18 tahun bernama Gede Adnyana Putra asal Dusun Punduh Sangsit, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Buleleng dinyatakan meninggal dunia usai sepeda motornya mengalami kecelakaan di Kilometer 8,8 Jalan Singaraja-Kubutambahan tepatnya di Dusun Dangin Yeh, Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, Minggu (15/12/2024) dini hari.
Menurut keterangan pihak kepolisian, semua bermula saat Adanyana yang membonceng Ketut Arya Jano Putra Yardana asal Dusun Dauh Munduk, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Buleleng menggunakan sepeda motor Honda Scoopy DK 4100 UV. Saat itu Adnyana datang dari arah barat menuju ke arah timur.
Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara motor tersebut diduga ambil haluan terlalu kekanan. Disaat bersamaan datang dari arah berlawanan mobil Isuzu DK 7378 UU. Akibatnya pengendara sepeda motor tidak bisa menghindar dan menabrak mobil Isuzu yang dikemudikan I Gede Suparta asal Dusun Kelodan, Desa Suwug, Kecamatan Sawan, Buleleng.
“Hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi dugaan sementara pengendara sepeda motor mengambil haluan terlalu ke kanan dan tidak sadar dari arah berlawanan ada mobil Isuzu,” ungkap Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika, Senin (16/12/2024).
Kecelakaan antara mobil dan motor tersebut, kata AKP Darma menyebabkan pengendara sepeda motor Honda Scoopy mengalami Cidera Kepala Berat (CKB), robek pada bagian dagu, robek di bagian pelipis kanan, robek pada bagian tumit kaki kanan, robek pada tangan kanan dan telah dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis RS Giri Emas.
Sementara itu, yang dibonceng mengalami lecet pada bagian punggung, lecet di bagian tangan kiri, lecet di bagian pipi kiri, dan masih menjalani perawatan di RS Giri Emas.
“Tim medis menyatakan pengendara sepeda motor meninggal dunia, sedangkan yang dibonceng masih menjalani perawatan di RS Giri Emas. Kalau sopir Isuzu dalam keadaan sehat,” pungkas dia.(dar/bpn)












