Tiga
I Nyoman Celos (Paling Kiri), I Gusti Made Tusan (Baju Hitam) dan I Gede Krisna Adi Widana (Paling Kanan). Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Kesuksesan pasangan I Gusti Putu Parwata – Pandu Prapanca Lagosa (Gus Par-Guru Pandu) di Pilkada Karangasem 2024 tidak lepas dari peran strategis tiga tokoh visioner: I Gusti Made Tusan, I Gede Krisna Adi Widana, dan I Nyoman Celos. Ketiga figur ini membawa keahlian mereka masing-masing untuk memastikan kemenangan pasangan nomor urut 3 ini.

Sebagai seorang pengusaha sukses dan dermawan, I Gusti Made Tusan memainkan peran penting dalam membangun dan merangkul jaringan relawan. Ia mengorganisir ribuan relawan dari dua kelompok utama, yaitu Relawan GMT dan Relawan 71, dengan pendekatan yang bijaksana dan penuh empati.

Di bawah kepemimpinannya, relawan berfungsi secara optimal, menjadi ujung tombak di lapangan untuk mendukung strategi pasangan Gus Par-Guru Pandu. Keberhasilannya juga terlihat dari hubungan harmonis yang ia bangun antara relawan, partai pengusung, dan masyarakat.

Baca Juga :  Gubernur Koster Pastikan Kesiapan Sekolah Rakyat Terintegrasi Sambut Tahun Ajaran 2026–2027

Sebagai mantan Ketua KPU Karangasem, I Gede Krisna Adi Widana membawa pengalaman panjang di bidang pemilu. Ia ditugaskan sebagai Kepala Badan Pemenangan GP, dengan tanggung jawab utama mengatur ritme logistik selama masa Pilkada.

Dengan kecakapannya, Krisna berhasil memastikan efisiensi logistik, yang membuat anggaran kampanye jauh lebih hemat dibandingkan Pilkada sebelumnya. Selain itu, ia memanfaatkan pengalamannya dalam memetakan wilayah strategis untuk relawan GMT, Relawan 71, dan kader partai pengusung, yakni NasDem dan Golkar, sehingga pergerakan tim lebih efektif.

“Saya sangat berterima kasih atas kerja keras tim dan relawan serta dukungan luar biasa dari Pak Ajik Tusan. Kerja sama yang solid ini menjadi kunci kemenangan,” ungkap Krisna.

Baca Juga :  Pemkot Denpasar Ngaturang Bhakti Pujawali Ring Puncak Karya Aci Purnama Kasa di Pura Pengubengan Besakih

Sebagai mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Ketua DPRD Karangasem, I Nyoman Celos dikenal sebagai ‘juru strategi’ tim pemenangan. Ia bertanggung jawab mengkoordinasikan pergerakan relawan dan memastikan setiap langkah kampanye berjalan rapi dan efektif.

Salah satu strategi puncaknya adalah menggelar Konser Gembira Pepadu di Lapangan Taman Budaya Candra Buana, Amlapura, pada 21 November 2024. Acara tersebut menjadi kampanye penutup yang tidak hanya menarik perhatian masyarakat tetapi juga memperkuat kepercayaan pendukung terhadap pasangan Gus Par-Guru Pandu.

Berbekal pengalamannya sebagai suksesor sukses di Pilkada 2005 untuk pasangan Wayan Geredeg – Gusti Lanang Rai, Celos menerapkan taktik-taktik ‘perang’ yang ia pelajari sejak menjadi aktivis mahasiswa.

Baca Juga :  Gubernur Koster Pastikan Kesiapan Sekolah Rakyat Terintegrasi Sambut Tahun Ajaran 2026–2027

Kolaborasi harmonis antara ketiga tokoh ini menghasilkan strategi matang dan pergerakan tim yang solid di lapangan. Gus Par-Guru Pandu tidak hanya mendapatkan dukungan politik dari partai pengusung, tetapi juga kepercayaan masyarakat yang terbangun melalui kerja keras tim pemenangan.

“Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras bersama. Saya hanyalah bagian kecil dari tim besar yang solid,” ungkap Celos dengan rendah hati.

Kemenangan Gus Par-Guru Pandu di Pilkada Karangasem 2024 menjadi bukti nyata bagaimana strategi yang terstruktur, kolaborasi yang solid, dan kepemimpinan yang kuat dapat membawa perubahan besar bagi daerah. Masyarakat kini menanti realisasi visi-misi pasangan ini untuk memajukan Karangasem.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News