Mangku Pastika
Komjen Pol. (Purn) Dr. Made Mangku Pastika, M.M. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Mantan Gubernur Bali, Komjen Pol. (Purn) Dr. Made Mangku Pastika, M.M., menegaskan bahwa rencana pembangunan Bandara Internasional Bali Utara bukanlah sekadar omongan belaka. Hal ini diperkuat dengan penandatanganan kerja sama antara PT BIBU Panji Sakti dan ChangYe Construction Group, perusahaan konstruksi terkemuka asal Tiongkok, untuk mewujudkan proyek tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Mangku Pastika saat menerima Medharma Suaka dari pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng nomor urut 1, Sugawa Korry – Suardana, di kediamannya di Bubunan, Petemon, Buleleng, Sabtu (17/11/2024). Medharma Suaka adalah prosesi memohon doa restu kepada tokoh yang dihormati.

Mangku Pastika menyatakan ketertarikannya pada konsep pembangunan bandara yang mengedepankan teknologi ramah lingkungan, seperti penggunaan sumber listrik dan air mandiri. Ia juga menegaskan bahwa pembangunan bandara ini tidak akan berdampak pada lahan warga maupun situs-situs suci di kawasan daratan.

“Presiden RI Prabowo telah menyatakan komitmennya untuk mendukung Bandara Internasional Bali Utara. Bandara ini bukan hanya melayani penerbangan domestik, tetapi juga penerbangan internasional,” tegas Mangku Pastika.

Proyek yang direncanakan di Kecamatan Kubutambahan ini diproyeksikan rampung pada tahun 2027 untuk satu runway. Bandara tersebut akan memiliki tiga landasan pacu (runway), dengan suntikan dana signifikan dari ChangYe Construction Group.

Mangku Pastika juga berharap kehadiran bandara ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Buleleng, membuka peluang kerja, dan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia bahkan membayangkan berdirinya sekolah-sekolah penerbangan di Buleleng yang memprioritaskan lulusan lokal.

Sugawa Korry: Bandara Bali Utara adalah Kunci Percepatan Ekonomi

Dalam kesempatan yang sama, calon Bupati Buleleng, DR. Sugawa Korry, menekankan pentingnya realisasi Bandara Bali Utara untuk mempercepat peningkatan perekonomian daerah. Ia mengungkapkan optimismenya terhadap rencana ini, terutama karena dukungan Mangku Pastika, yang disebutnya sebagai mentor.

Sugawa Korry juga menyoroti potensi besar cadangan gas alam di perairan Buleleng sebagai investasi jangka panjang yang bernilai tinggi. “Nilai investasi kandungan energi gas alam tersebut harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Buleleng,” tegasnya.

Selain itu, Sugawa Korry menegaskan komitmennya pada pendidikan gratis bagi masyarakat kurang mampu. Ia bahkan berencana mendirikan sekolah-sekolah berkualitas seperti Sekolah Bali Mandara, yang sebelumnya ditutup oleh pemerintahan terdahulu.

“Kami ingin memberikan akses pendidikan yang lebih luas dan berkualitas bagi masyarakat miskin, agar mereka dapat bersaing di masa depan,” pungkas Sugawa Korry.

Proyek pembangunan Bandara Bali Utara ini diharapkan menjadi katalisator bagi kemajuan ekonomi dan sosial di Buleleng, sekaligus menjadi langkah besar menuju kesejahteraan masyarakat Bali Utara.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News