Koster Komit Tuntaskan Jalan Desa Lokapaksa Dijanjikan Bupati Sebelumnya
Koster Komit Tuntaskan Jalan Desa Lokapaksa Dijanjikan Bupati Sebelumnya. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Warga sembilan banjar di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng menyampaikan aspirasi mereke terkait kondisi jalan setempat kepada Calon Gubernur Nomor Urut 2, Wayan Koster.

Aspirasi itu disampaikan melalui perwakilan warga, Jro Gede Mangku saat simakrama Pasangan Calon (Paslon) Gubernur -Wakil Gubernur Bali Nomor Urut 2, Wayan Koster-I Nyoman Giri Prasta, pada Rabu (13/11/2024) di desa setempat.

Jro Mangku Gede yang juga tokoh masyarakat setempat itu menuturkan bahwa perbaikan jalan selebar 6 meter dengan panjang 1,5 km tersebut sangat dibutuhkan warganya. Pasalnya, jalan itu berfungsi sebagai urat nadi bagi perekonomian warga di sana.

Baca Juga :  Bupati Sutjidra Resmikan Uji Coba Penerangan, Titik Nol Singaraja Tampil Lebih Menawan

Ia mengaku telah mengusulkan bantuan perbaikan jalan tersebut kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Kemudian Bupati Buleleng saat itu sempat berjanji akan memperbaiki jalan tersebut. Sayangnya, hingga kini belum juga tersentuh perbaikan apapun.

“Jika jalan ini tidak diperbaiki, maka akan menjadi penghambat perekonomian masyarakat di sini. Karena masayarakat kami sebagian bekerja berada di (wilayah) atas di Munduk dan Banyuatis. Mereka tiap hari harus mengalami kesulitan saat berangkat bekerja,” terangnya.

Menanggapi itu, Wayan Koster yang juga Gubernur Bali periode 2018-2023 ini berkomitmen akan memperbaiki jalan yang sangat dibutuhkan warga tersebut.

Baca Juga :  Bupati Sutjidra Fokus Benahi Sempadan Pantai Singaraja demi Kawasan Pesisir yang Lebih Tertata

“Perbaikan jalan di sini akan menjadi prioritas. Astungkara, setelah saya terpilih akan segera diperbaiki,” tegasnya.

Pria yang juga Ketua DPD Perjuangan Bali ini memperkirakan dana yang dibutuhkan untuk perbaikan jalan sepanjang 1,5 km tersebut mencapai Rp2 miliar lebih.

“Nanti dananya dari anggaran (APBD) Provinsi Bali. Paling lambat 2026. Karena penyusunan anggaran induk (APBD) pada tahun 2025. Palang cepat pada anggaran APBD) Perubahan 2025. Ini akan jadi prioritas saya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Rakerda DPD REI Bali Bahas Masa Depan Hunian, Gubernur Koster Tekankan Efisiensi Lahan Pulau Dewata

Pada simakrama yang dihadiri ratusan warga dan tokoh masyarakat ini juga turut dihadiri Calon Wakil Bupati Buleleng Nomor Urut 2, Gede Supriatna. (bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News