Pengabdian Masyarakat ITB STIKOM Bali dan UNUD
Kolaborasi Dosen ITB STIKOM Bali dan Universitas Udayana Berdayakan UMKM dengan Pelatihan Digital Marketing dan Kecerdasan Buatan. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – UMKM terus menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing UMKM, gabungan dosen dari ITB STIKOM Bali dan Universitas Udayana memberikan pelatihan kepada UMKM Pakan Burung, UD Chef Royal Indonesia pada 3-4 September 2024. Pelatihan ini berfokus pada pengembangan keterampilan Digital Marketing dan penerapan teknologi Kecerdasan Buatan (AI).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi yang didanai oleh DRPTM Kemendikbudristek, dan berhasil lolos dalam seleksi proposal tingkat nasional. Dosen ITB STIKOM Bali, I Wayan Gede Narayana, S.Kom., M.Kom, bertindak sebagai ketua tim dengan dukungan anggota I Komang Budi Mas Aryawan, S.Pd., M.Pd., serta dosen dari Universitas Udayana, Sayi Hatiningsing, S.Tp., M.Si. Mereka dibantu oleh dua mahasiswa dalam pelaksanaan pengabdian ini.

Baca Juga :  Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali ke-5 Digelar di Bangli, Perkuat Ekonomi Lokal dan Wujudkan Semangat Berbagi.

Narayana menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu UMKM dalam meningkatkan kapasitas produksi melalui pemanfaatan teknologi modern.

“Kami ingin membantu masyarakat, khususnya pelaku UMKM, untuk memanfaatkan teknologi dalam meningkatkan produktivitas dan pemasaran mereka,” ujar Narayana.

Pelatihan ini mengangkat tema ‘Integrasi Teknologi Kecerdasan Buatan dan Cloud Computing untuk Modernisasi Mesin Produksi Menuju Pasar Nasional’. UMKM Pakan Burung UD Chef Royal Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan teknologi ini dalam operasionalnya.

Selama tiga bulan, pelatihan intensif diberikan kepada UMKM, berupa pelatihan digital marketing menggunakan Kecerdasan Buatan (ChatGPT), oleh I Wayan Gede Narayana, S.Kom., M.Kom.; penggunaan media sosial (Facebook, Instagram) dan e-commerce untuk promosi produk, oleh I Komang Budi Mas Aryawan, S.Pd., M.Pd.; serta penggunaan mesin produksi pakan burung, oleh Sayi Hatiningsing, S.Tp., M.Si.

Baca Juga :  Nobar Piala Dunia FIFA 2026 di Lapangan Puputan Badung, Festival Rakyat Hadirkan UMKM hingga Hiburan Gratis

Di akhir kegiatan, tim pengabdian juga menyerahkan sejumlah alat produksi kepada UMKM UD Chef Royal Indonesia, termasuk satu unit mesin pencetak pelet pakan burung, oven gas, mesin penyegel botol, dan pet can.

Narayana mengungkapkan rasa terima kasih kepada DRPTM Kemendikbudristek atas pendanaan yang memungkinkan terselenggaranya kegiatan ini.

“Dengan dukungan hibah ini, kami berharap dapat terus mengabdikan diri untuk pemberdayaan masyarakat secara luas, terutama dalam mendukung perkembangan UMKM,” jelasnya.

Baca Juga :  Wabup Buleleng Ajak Koperasi Bertransformasi Jadi Pilar Ekonomi Modern dan Penggerak Kesejahteraan Rakyat

Program ini tidak berhenti di tahun pendanaan saja. Tim dosen berkomitmen untuk terus memantau dan memberikan pelatihan lanjutan kepada UMKM terkait pemanfaatan teknologi dan mesin produksi agar pengembangan usaha dapat berkelanjutan.(tis/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News