Dosen STIKOM
Dosen ITB STIKOM Bali Gelar Pelatihan Desain Kemasan dan Pemasaran Digital untuk Industri Minuman Daun Kelor “Kepuaknisam”. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dalam upaya meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pemasaran produk lokal, dosen Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa ‘Pelatihan Pemasaran Berbasis Digital dan Desain Kemasan Produk’ kepada Industri Rumah Tangga (IRT) Minuman Daun Kelor Kepuaknisam di Denpasar.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan dalam desain kemasan produk serta pemasaran digital, yang diharapkan dapat membantu meningkatkan nilai jual dan pemasaran produk secara lebih luas.

Kegiatan pengabdian ini dilakukan oleh tim dosen Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali yang diketuai oleh Ni Putu Linda Santiari dengan anggota dosen I Putu Ramayasa, I Wayan Kayun Suwastika, I Wayan Jepriana, anggota mahasiswa I Wayan Sukawidana, Kadek Eka Satya Lesmana, dan I Dewa Ketut Agus Adnyana. Kegiatan pengabdian ini diawali dengan sosialisasi kepada para peserta mengenai pentingnya desain kemasan dan pemasaran digital dalam industri makanan dan minuman saat ini. Acara sosialisasi ini menjelaskan manfaat yang akan diperoleh IRT Minuman Daun Kelor ‘Kepuaknisam’ dengan mengadopsi desain kemasan yang lebih profesional dan strategi pemasaran digital yang efektif.

Baca Juga :  Kue Rumahan Naik Kelas, Prami’s Kitchen Denpasar Go Digital Berkat Inovasi Dosen ITB STIKOM Bali

Pada kegiatan pertama, para dosen memberikan pelatihan mengenai upgrade desain kemasan. Pelatihan ini fokus pada penyesuaian desain kotak dan stiker pada kemasan produk Minuman Daun Kelor ‘Kepuaknisam’ yang berbentuk serbuk dan disajikan seperti membuat teh.

Dalam sesi ini, peserta belajar tentang elemen-elemen penting yang harus ada pada kotak kemasan, seperti informasi komposisi produk, khasiat, cara penggunaan, serta informasi kontak yang bisa dihubungi untuk pemesanan. Para peserta juga diberi kesempatan untuk langsung mencoba mendesain kotak kemasan mereka dengan bimbingan dari para dosen.

Kegiatan kedua berupa pelatihan pemasaran digital melalui media sosial. Pelatihan ini memberikan wawasan tentang bagaimana memanfaatkan platform media sosial untuk mempromosikan produk Minuman Daun Kelor Kepuaknisam. Peserta diajarkan cara membuat konten menarik, strategi pemasaran yang tepat, serta teknik untuk meningkatkan interaksi dan engagement dengan calon konsumen melalui media sosial.

Baca Juga :  ITB STIKOM Bali Digitalisasi Pioni Daycare, Orang Tua Kini Bisa Pantau Tumbuh Kembang Anak Secara Real-Time

Ketua pelaksana kegiatan, Ni Putu Linda Santiari, mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen STIKOM Bali untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Dengan pelatihan ini, diharapkan IRT Minuman Daun Kelor Kepuaknisam dapat lebih mandiri dalam mengelola desain kemasan produk mereka dan lebih efektif dalam memasarkan produk melalui media digital,” ucap Linda saat dikonfirmasi, Rabu (26/6/2024).

Kegiatan ini juga mendapat respon positif dari para peserta. “Kami sangat terbantu dengan pelatihan ini. Sekarang kami lebih memahami pentingnya desain kemasan dan bagaimana memasarkan produk secara digital,” kata Ibu Nyoman Restini, salah satu peserta pelatihan sekaligus pemilik Industri Rumah Tangga ini.

Baca Juga :  Kue Rumahan Naik Kelas, Prami’s Kitchen Denpasar Go Digital Berkat Inovasi Dosen ITB STIKOM Bali

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan produk Minuman Daun Kelor Kepuaknisam dapat semakin dikenal dan diminati oleh masyarakat luas, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha lokal.(tis/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News