MPLS SMP Negeri 10 Denpasar Tekankan Disiplin dan Pembentukan Karakter Siswa Baru. sumber foto : ads/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 10 Denpasar berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat. Kegiatan ini mengusung semangat yang sejalan dengan pelaksanaan MPLS di seluruh SMP negeri di Kota Denpasar, yakni “Spirit Sewaka Dharma Mewujudkan Generasi Berkarakter, Berbudaya, Aman, Nyaman, dan Menggembirakan Menuju Denpasar Maju.”

Kepala SMP Negeri 10 Denpasar, I Wayan Sumiara, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa MPLS tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru, tetapi juga menjadi momentum awal dalam membangun karakter dan budaya positif di lingkungan sekolah.

“Pelaksanaan MPLS di SMP Negeri 10 Denpasar berlangsung selama lima hari sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Seluruh kegiatan telah disusun dengan menitikberatkan pada pembentukan karakter peserta didik sejak hari pertama,” ujarnya Senin, 13 Juli 2026.

Baca Juga :  AC di Seluruh Kelas hingga TV Android, SMP PGRI 8 Denpasar Sambut Siswa Baru Lewat MPLS Humanis

Menurutnya, salah satu materi utama yang diberikan kepada siswa baru adalah pembentukan sikap disiplin dalam berbagai aspek kehidupan. Disiplin tersebut dimulai dari hal-hal sederhana yang akan menjadi kebiasaan positif selama menempuh pendidikan di sekolah.

Salah satu bentuk disiplin yang ditekankan adalah keselamatan berlalu lintas. Sekolah mengingatkan seluruh peserta didik agar tidak menggunakan kendaraan bermotor ke sekolah karena sebagian besar siswa belum memenuhi syarat usia untuk berkendara.

“Anak-anak diberikan pemahaman mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Kami menegaskan bahwa siswa yang belum cukup umur tidak diperbolehkan menggunakan kendaraan bermotor ke sekolah,” jelasnya.

Selain itu, SMP Negeri 10 Denpasar juga menanamkan budaya peduli lingkungan melalui pembiasaan menjaga kebersihan sekolah. Guru memberikan teladan langsung kepada peserta didik untuk menjaga kebersihan lingkungan, termasuk membuang dan memilah sampah sesuai jenisnya.

“Kalau melihat ada sampah di halaman sekolah, kita semua harus memiliki kesadaran untuk memungutnya dan membuang ke tempat sampah yang telah disediakan sesuai kategorinya, baik organik maupun anorganik. Budaya ini ingin kami tanamkan sejak awal,” katanya.

Aspek disiplin lainnya yang menjadi perhatian adalah kerapian penampilan siswa sebagai bagian dari pembentukan karakter. Sekolah mengarahkan peserta didik untuk mengenakan seragam dengan rapi serta menjaga penampilan sesuai tata tertib sekolah.

Bagi siswa laki-laki, rambut diwajibkan dipotong rapi, sedangkan siswa perempuan yang berambut panjang diminta mengikat rambut dengan dua kepang menggunakan pita sesuai ketentuan sekolah.

Baca Juga :  Pendidikan Karakter Jadi Prioritas, SMAN 1 Denpasar Wujudkan MPLS yang Ramah dan Edukatif

“Hal-hal sederhana seperti berpakaian rapi dan menjaga penampilan merupakan bagian dari pendidikan karakter. Kami ingin anak-anak terbiasa disiplin terhadap dirinya sendiri sehingga nantinya terbentuk pribadi yang bertanggung jawab,” tambah Sumiara.

Melalui MPLS tahun ini, SMP Negeri 10 Denpasar berharap seluruh peserta didik baru dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah secara cepat, memahami tata tertib, serta memiliki karakter disiplin, peduli lingkungan, dan bertanggung jawab sebagai bekal mengikuti proses pembelajaran.

Pelaksanaan MPLS juga dirancang agar berlangsung ramah anak, aman, nyaman, dan menyenangkan sehingga mampu memberikan pengalaman pertama yang positif bagi para siswa baru dalam memasuki jenjang pendidikan menengah pertama. (ads/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News