Dies Natalis ke-8, Universitas Bali Dwipa Perkuat Langkah Menuju Kampus Berkelas Dunia. sumber foto : ads/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Universitas Bali Dwipa menegaskan komitmennya untuk menjadi perguruan tinggi berkelas dunia pada peringatan Dies Natalis ke-8. Momentum ini dimanfaatkan sebagai tonggak percepatan transformasi kelembagaan melalui penguatan jejaring internasional, peningkatan kualitas sumber daya manusia, riset, serta pengembangan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri global.

Rektor Universitas Bali Dwipa, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Sucipta, M.P., mengatakan tema Dies Natalis tahun ini, “Sinergi Global, Akselerasi Melaju”, mencerminkan tekad universitas untuk mempercepat langkah menuju standar world class university.

Menurutnya, cita-cita menjadi universitas berkelas dunia bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan melalui berbagai terobosan dalam tata kelola, pembelajaran, dan penguatan jejaring internasional.

“Kami meninggalkan pola-pola lama dan mengadopsi pendekatan baru. Salah satunya melalui metode pembelajaran berbasis proyek (project based learning) agar lulusan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi agen transformasi dan pencipta lapangan kerja di tingkat global,” ujarnya pada Jumat, 17 Juli 2026.

Dies Natalis ke-8, Universitas Bali Dwipa Perkuat Langkah Menuju Kampus Berkelas Dunia. sumber foto : istimewa

Ia menjelaskan, status sebagai perguruan tinggi berkelas dunia bukan merupakan tujuan akhir, melainkan proses berkelanjutan dalam menghasilkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang mampu menjawab tantangan nyata, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Rektor menambahkan, penguatan sinergi global akan terus dilakukan melalui perluasan kerja sama dengan berbagai institusi luar negeri, peningkatan program pertukaran mahasiswa dan dosen, penguatan kualitas riset, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang berstandar internasional.

Selain berorientasi pada daya saing global, Universitas Bali Dwipa tetap menjadikan nilai-nilai lokal seperti Tri Hita Karana sebagai landasan dalam pengembangan pendidikan.

“Kami berharap Universitas Bali Dwipa semakin maju dan memberikan kontribusi nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi,” katanya.

Rektor juga mengajak masyarakat untuk bergabung menjadi mahasiswa Universitas Bali Dwipa yang saat ini memiliki 10 program studi, di antaranya Farmasi, Psikologi, Teknologi Pangan, Bahasa Inggris, Hukum, Manajemen, dan Akuntansi. Ia menyebut Program Studi Psikologi dan Farmasi masih menjadi program yang paling diminati calon mahasiswa.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Usadha Teknik Bali, Dr. Ir. I Wayan Adnyana, S.H., M.Kn., mengatakan usia ke-8 menjadi momentum memperkuat fondasi menuju masa depan yang lebih baik melalui percepatan internasionalisasi institusi.

Menurutnya, yayasan telah membentuk dua badan khusus yang berperan sebagai motor percepatan internasionalisasi sekaligus peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Dua badan ini menjadi penggerak kerja sama strategis dengan berbagai institusi global sekaligus menjadi wadah pelatihan SDM berstandar internasional yang relevan dengan kebutuhan dunia industri,” jelasnya.

Ia menyebut, Universitas Bali Dwipa juga telah menyelenggarakan seminar internasional yang melibatkan peserta dari 12 negara sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas akademik dan memperluas jejaring global.

Menurutnya, perguruan tinggi saat ini dituntut adaptif, inovatif, serta mampu menjawab tantangan global melalui pemanfaatan teknologi dan kolaborasi lintas sektor.

Untuk mendukung hal tersebut, Universitas Bali Dwipa mulai menerapkan Outcome Based Education (OBE) yang menitikberatkan pada capaian lulusan sesuai kebutuhan dunia kerja. Implementasi kurikulum tersebut juga diperkuat melalui sinergi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman belajar langsung di dunia usaha dan industri.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman kerja sesuai kompetensinya sejak masih menempuh pendidikan,” ujarnya.

Universitas Bali Dwipa juga mengembangkan konsep Leading in Wellness Technology, yang memadukan teknologi dengan sektor wellness sebagai salah satu bidang strategis yang memiliki prospek besar di masa depan.

Di sisi lain, yayasan terus mendorong pemerataan akses pendidikan melalui program Satu Keluarga Satu Sarjana yang dijalankan bersama pemerintah daerah guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bali.

Memasuki usia kedelapan, pihak yayasan menargetkan percepatan pencapaian akreditasi unggul hingga pengakuan internasional melalui perluasan kerja sama luar negeri, peningkatan kompetensi dosen, serta pelaksanaan berbagai pelatihan internasional yang melibatkan mitra dari sejumlah negara, termasuk Jepang.

“Angka delapan menjadi inspirasi bagi kami untuk terus bertumbuh, meningkatkan mutu, dan mempercepat transformasi agar Universitas Bali Dwipa mampu menjadi perguruan tinggi unggul yang berdaya saing internasional,” pungkasnya. (ads/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News