BPBD Kabupaten Buleleng saat menyerahkan bantuan darurat terhadap warga yang atap rumahnya disapu angin kencang. Sumber Foto : Istimewa
BPBD Kabupaten Buleleng saat menyerahkan bantuan darurat terhadap warga yang atap rumahnya disapu angin kencang. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Angin kencang menerjang di Desa Tinggarsari, Kecamatan Busungbiu, Buleleng hingga membuat satu unit rumah milik warga bernama Ketut Nata mengalami kerusakan cukup parah di bagian atap, Kamis (23/7/2026) siang.

Akibat peristiwa tersebut, pemilik rumah yang merupakan sudah lansia terpaksa mengungsi sementara waktu ke rumah kerabat terdekat demi keselamatan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng, I Gede Suyasa, membenarkan peristiwa angin kencang yang merusak atap rumah warga berukuran 6 \times 3 meter tersebut.

Baca Juga :  BPBD Buleleng Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat Penguatan Tim Reaksi Cepat Lintas Sektor

“Kejadian berlangsung sekitar pukul 14.00 WITA akibat tiupan angin kencang yang cukup deras. Bagian atap bangunan roboh dan tergolong dalam kategori kerusakan sedang,” ujar Gede Suyasa saat dikonfirmasi, Jumat (24/7/2026).

Berdasarkan hasil asesmen dan kaji cepat yang dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu 2 BPBD Kabupaten Buleleng bersama Pemerintah Desa Tinggarsari, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Meski demikian, kerugian materiil yang dialami pemilik rumah diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.

“Beruntung nihil korban jiwa. Namun, karena kondisi atap bangunan yang mengalami kerusakan sedang dan belum bisa ditempati, korban hingga saat ini memilih untuk mengungsi sementara ke rumah keluarga terdekat,” tambah Gede Suyasa.

Baca Juga :  13 Kepala SD di Karangasem Ikuti Verifikasi Bantuan Revitalisasi Sekolah dari Kemendikdasmen

Menerima laporan kejadian dari pihak Pol PP Kecamatan Busungbiu pada Jumat siang, personel TRC BPBD Buleleng langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan verifikasi sekaligus menyalurkan bantuan logistik darurat. Bantuan penanganan awal yang diserahkan kepada korban antara lain sepaket terpal untuk penutup darurat bagian atap yang jebol, sepaket sembako, selembar matras, dan selembar selimut.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan angin kencang yang sewaktu-waktu dapat terjadi di wilayah dataran tinggi maupun pesisir Buleleng,” imbaunya.(dar/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News