Tinjau Proyek Jalan di Selat, Bupati Gus Par Temukan Kerusakan pada Jalan yang Baru Setahun Dikerjakan
Tinjau Proyek Jalan di Selat, Bupati Gus Par Temukan Kerusakan pada Jalan yang Baru Setahun Dikerjakan. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata (Gus Par), menyoroti kualitas pengerjaan proyek infrastruktur jalan setelah menemukan kerusakan pada proyek yang baru selesai dikerjakan sekitar setahun lalu.

Temuan tersebut didapati saat Bupati Gus Par meninjau sejumlah proyek perbaikan jalan di wilayah Desa Amerta Buana, Kecamatan Selat, Karangasem, Selasa (19/5/2026). Dalam peninjauan itu, ia menemukan kondisi beton bahu jalan yang jebol di beberapa titik serta permukaan aspal yang mulai bergelombang.

“Saya sudah langsung ingatkan tadi. Itu jalan baru setahun lalu dikerjakan, tapi saya lihat beton bahu jalan ada yang jebol di beberapa titik serta jalan aspal sudah bergelombang,” ujar Gus Par.

Ia menegaskan kepada pihak kontraktor agar menjaga kualitas pengerjaan sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan sehingga hasil pembangunan dapat bertahan lama dan dimanfaatkan masyarakat secara maksimal.

Dalam rangkaian peninjauan tersebut, Bupati mengawali kegiatan di Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, yang saat ini sedang dilakukan pengerjaan ruas jalan Karangsari–Geriana Kangin sepanjang 1,2 kilometer.

Menurutnya, total panjang ruas jalan yang direncanakan mencapai 4,2 kilometer. Namun karena keterbatasan anggaran, pengerjaan tahap awal baru dapat dilakukan sepanjang 1,2 kilometer.

“Total panjang jalan yang akan dikerjakan sepanjang 4,2 kilometer. Namun karena keterbatasan anggaran, baru dikerjakan 1,2 kilometer. Komitmen saya untuk menuntaskan ini semoga di anggaran perubahan atau APBD induk 2027 dapat diteruskan,” katanya.

Gus Par juga meminta masyarakat bersabar karena masih banyak infrastruktur jalan di Karangasem yang membutuhkan perbaikan. Menurutnya, keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah harus menerapkan skala prioritas dalam pelaksanaan pembangunan.

Meski demikian, ia menargetkan setiap tahun sedikitnya 30 titik jalan dapat diperbaiki. Dengan target tersebut, dalam lima tahun ke depan perbaikan jalan rusak di Karangasem diharapkan mampu mencapai sekitar 50 persen.

Peninjauan terakhir dilakukan di wilayah Padangaji, Desa Peringsari. Di lokasi tersebut, Bupati kembali menekankan pentingnya menjaga kualitas pengerjaan proyek agar selain selesai tepat waktu, hasil pembangunan juga memiliki kualitas yang baik dan tahan lama.

Dari hasil pemantauan secara keseluruhan, proyek-proyek yang sedang berjalan dinilai telah berlangsung cukup baik dan sesuai target pelaksanaan.(adv/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News