Mahasiswa LSPR Bali Kukuhkan “Lentera”, Perkuat Dukungan Kesehatan Mental Remaja di Sekolah
Mahasiswa LSPR Bali Kukuhkan “Lentera”, Perkuat Dukungan Kesehatan Mental Remaja di Sekolah. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR – Kelompok Community Development mahasiswa Ilmu Komunikasi LSPR Bali, SONARALENTA, sukses menggelar puncak kegiatan bertajuk ‘Sonaralenta: Your Feelings Matter’ di Ruang Rapat SMAN 1 Sukawati, Gianyar, Jumat (2/5/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pembentukan sistem pendukung kesehatan mental internal sekolah melalui pengukuhan anggota ‘Lentera’ atau Captain Leaders.

Pengukuhan dilakukan melalui pembacaan Commitment Letter oleh anggota Lentera yang telah terpilih setelah melewati tahapan penilaian. Mereka diharapkan menjadi pendengar yang empatik sekaligus pionir dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas stigma perundungan.

Acara berlangsung interaktif melalui berbagai sesi edukatif dan reflektif. Salah satunya ice breaking bertajuk ‘Choose Your Color’, di mana peserta mengekspresikan kondisi emosional melalui pilihan warna balon.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi Sharing Reflektif bersama tim Sonaralenta yang membahas tekanan akademik maupun sosial yang kerap dialami remaja.

Sebagai bagian dari edukasi praktis, dokter spesialis kejiwaan, Dr. A.A. Ngurah Bagus Adhitya Wirakusuma, Sp.KJ., memimpin Mini Workshop bertema ‘Coping Strategies’.

Dalam sesi tersebut, peserta diajak mempelajari teknik pernapasan untuk mengatasi kecemasan serta praktik journaling sederhana sebagai cara meredakan tekanan emosional.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga dikemas melalui permainan edukatif untuk melatih ketangkasan emosional siswa dalam menghadapi konflik sehari-hari.

Salah satu peserta, Vanny, mengaku kegiatan tersebut memberikan banyak manfaat bagi dirinya. “Dari penjelasan tadi, saya memahami hal-hal yang dapat membantu menghilangkan kecemasan, mengisi waktu luang sehingga lupa dengan hal yang dicemaskan, bagaimana cara mengatur waktu saat bermain game, dan berbagai tips penting lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Dosen Pengampu Mata Kuliah Community Development LSPR Bali, Ni Luh Putu Diah Desvi Arina, M.I.Kom., mengatakan isu kesehatan mental menjadi perhatian penting bagi remaja di era digital saat ini.

“Kesehatan mental menjadi isu yang krusial bagi remaja, terutama ketika mereka tidak bijak mengelola informasi dari media sosial yang dapat memicu kecemasan,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak SMAN 1 Sukawati serta para anggota Lentera yang telah dikukuhkan.

Program Sonaralenta menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera, poin 4 tentang pendidikan berkualitas, serta poin 17 mengenai kemitraan untuk mencapai tujuan.(r/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News