Lagi Sapi Hilang di Abang, Polisi Intensifkan Penyelidikan dan Imbau Peternak Waspada
Lagi Sapi Hilang di Abang, Polisi Intensifkan Penyelidikan dan Imbau Peternak Waspada. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Kasus pencurian sapi kembali terjadi di wilayah Kecamatan Abang dan menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Dalam kurun waktu kurang dari dua pekan, aksi pencurian ternak kembali menimpa warga sehingga peternak diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha.

Peristiwa terbaru terjadi di Banjar Dinas Lebah, Desa Datah, Kamis (21/5/2026). Dua ekor sapi milik warga dilaporkan hilang saat pemilik hendak mengecek kandang yang berada di area kebun pada pagi hari.

Ironisnya, dua ekor sapi yang hilang tersebut diketahui dalam kondisi bunting sehingga kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Kapolsek Abang, AKP I Komang Gede Susiawan, mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.

Menurutnya, peternak perlu meningkatkan kewaspadaan karena pelaku diduga mengincar ternak yang ditempatkan di lokasi sepi atau jauh dari rumah pemilik.

“Peternak diimbau untuk rutin mengecek kandang, meningkatkan pengamanan, serta menghindari menempatkan sapi di lokasi yang minim pengawasan,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat juga disarankan memasang penerangan di sekitar kandang, menambah sistem pengikat pada ternak, serta melibatkan warga sekitar dalam pengawasan bersama, khususnya pada malam hari.

Sebelumnya, Polres Karangasem juga telah menginstruksikan seluruh jajaran Polsek agar aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait upaya pencegahan pencurian ternak.

Meningkatnya kebutuhan sapi menjelang Hari Raya Idul Adha dinilai berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melakukan aksi pencurian.

Masyarakat yang memiliki kandang di lokasi terpencil atau jauh dari permukiman juga diimbau untuk sementara memindahkan ternaknya ke lokasi yang lebih dekat dengan rumah agar lebih mudah dipantau.

Polisi turut meminta warga segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar kandang maupun jalur pengangkutan ternak.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News